Apa Yang Dipamerkan di Jerman ? Tentunya Industri Manufaktur RI

0
5
Ilustrasi Industri Manufaktur via harnas co
KabarUang.com, Jakarta – Indonesia kini semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu kekuatan industri dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dalam ajang pameran teknologi manufaktur terbesar di dunia. Hal ini juga akan dibuktikan melalui kehadiran Indonesia sebagai official partner country atau juga negara mitra resmi pada Hannover Messe tahun 2020.
“Hannover Messe 2020 sekaligus akan menjadi showcase untuk menunjukkan kekuatan industri Indonesia kepada komunitas manufaktur global,” kata Plt Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian Ngakan Tmur Antara dilansir dari laman Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (3/2/2019) seperti dikutip dari okezone com
Pengukuhan Indonesia sebagai official partner country Hannover Messe tahun 2020 dilaksanakan saat konferensi pers di Hannover, pada tanggal 2 April 2019, di sela penyelenggaraan Hannover Messe tahun 2019. Hal ini juga ditandai melalui serah terima posisi partner country dari Swedia selaku negara mitra resmi Hannover Messe tahun 2019 kepada Indonesia, dengan disaksikan Kepala BKPM mewakili Menteri Perindustrian RI.

Hannover Messe juga merupakan pameran internasional tahunan terbesar di sektor teknologi industri yang berfokus pada isu terkait dengan industrial automation and IT (Industry 4.0), kemudian energy and environmental technologies, lalu energy efficiency, research and technology transfer, ada juga robotics, cobots atau co-robots, dan juga isu terkini lainnya.

Hannover Messe juga memiliki eksposur internasional yang besar melalui kehadiran lebih dari 6.500 peserta yang mewakili sebanyak 73 negara, dan sebanyak 225.000 pengunjung internasional dari 91 negara, dan juga menghasilkan sekitar 5,6 juta kontak bisnis. Pada Hannover Messe tahun 2018, Meksiko berkesempatan menjadi Official Partner Country. Negara lain yang pernah menjadi Partner Country, antara lain yakni China (2012), Rusia (2013), Belanda (2014), India (2015), USA (2016), dan juga Polandia (2017).

Baca Juga  Dirut Pertamina Katakan Ada Pembajak Mobil Tangki Oleh Pegawai Outsourcing

Menurut Ngakan, partisipasi Indonesia juga sebagai negara mitra resmi juga sejalan dengan kampanye “Making Indonesia 4.0” yang merupakan inisiasi strategis dalam rangka revitalisasi industri nasional melalui adopsi teknologi untuk segera bisa menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

“Partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada Hannover Messe dapat dimanfaatkan untuk mendorong kerja sama di bidang teknologi industri, meningkatkan ekspor produk dan jasa industri, serta menarik investasi pada sektor industri manufaktur,” tuturnya seperti dikutip dari okezone com

Lebih lanjut, posisi ini akan memperkuat pula hubungan bilateral antara Indonesia dengan Jerman. Apalagi, Indonesia dan juga Jerman telah mempertahankan hubungan ekonomi selama bertahun-tahun. Nilai perdagangan total antara kedua negara mencapai lebih dari sebanyak USD6,6 miliar pada tahun 2018 (data Kemendag) dan juga investasi langsung Jerman mencapai USD127 juta pada tahun 2018 (data BKPM).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here