Tercatat Naik Jadi 18,3 Juta Orang Setelah Ada Wajib Pajak Pelapor SPT 2019

0
Ilustrasi Lapor SPT via kumparan com
KabarUang.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat, Wajib Pajak  atau juga WP yang harus melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan atau disingkat dengan SPT Pajak pada tahun 2019 mencapai sekitar 18,3 juta WP. Meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebanyak 17,6 juta WP.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP, yakni Hestu Yoga Saksama telah mengungkapkan, dari total WP yang wajib melaporkan SPT-nya tersebut, DJP hanya menargetkan ada sebanyak 85 persennya benar-benar melakukan pelaporan SPT-nya hingga tenggat waktu yang ditentukan, yakni pada akhir Maret untuk WP Orang Pribadi (OP) dan juga akhir April untuk WP Badan.

Baca Juga  Kenapa Anda Harus Berinvestasi untuk Cari Duit Tambahan?

Menurut Hestu, meski tidak seluruhnya 100 persen, ternyata akan ditargetkan lagi untuk  melakukan pelaporan SPT, dikatakannya target sekitar 85 persen tersebut tetap mengalami peningkatan dibanding posisi realisasi target tahun lalu yang hanya mencapai sekitar 71 persen. Artinya sebanyak 15,5 juta WP yang ditargetkan betul-betul patuh melaporkan SPT-nya dari sebanyak 18,3 juta WP memiliki kewajiban.

“Target kita, memang kita sudah hitung bahwa WP terdaftar SPT tahunan itu jumlahnya 18,3 juta. Nah harusnya semua masuk, tapi karena tahun lalu hanya 71 persen, maka tahun ini kami menargetkan kenaikan 85 persen atau sekitar 15,5 juta yang masuk,” kata Hestu saat dihubungi VIVA, Selasa, 12 Maret 2019 seperti dikutip dari viva co id

Baca Juga  Stadion Rp 5 Triliun Kelas Dunia Ada di Jakarta Utara

Karena tjuga sudah arget yang meningkat itu, Hestu juga kembali menegaskan lagi bahwa DJP bakal terus bekerja keras untuk menyadarkan kepatuhan masyarakat yang memiliki kewajiban pelaporan SPT tersebut.

Salah satunya, dengan segera memaksimalkan tingkat pelayanan supaya masyarakat semakin mudah melapor SPT. Selain itu juga aka membantu terus mengampanyekan pelaporan SPT melalui e-filing karena lebih mudah dan juga efisien tanpa harus datang ke kantor pajak.

Baca Juga  Kemenhub Buat Aturan Baru Angkutan Online

“Kemudian kita juga buka layanan di luar kantor, di mal-mal, di perkantoran, atau kita datangi perusahaan-perusahaan kemudian memimpin karyawannya untuk menyampaikan SPT-nya melalui e-filing. Nah, itu kita lakukan terus,” papar dia seperti dikutip dari viva co id 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here