PT SMI Berikan Pembiayaan Infrastruktur Pada Dua Ruas Tol PSN

Advertisement

PT SMI Berikan Pembiayaan Infrastruktur Pada Dua Ruas Tol PSN

Senin, 11 Maret 2019
Ilustrasi Dirut SMI Emma Sri Martini via infobanknews com
KabarUang.com, Jakarta - PT Sarana Multi Infrastruktur atau juga disebut dengan PT SMI, selaku perusahaan pembiayaan yang tengah berada di bawah kendali Kementerian Keuangan, melakukan sinergi dengan dengan perbankan nasional mendukung pembiayaan pembangunan Proyek Strategis Nasional atau juga PSN ruas jalan tol Cibitung-Cilincing dan juga Krian-Legundi-Bunder-Manyar.

Direktur Utama PT SMI, yakni Emma Sri Martini juga telah menjelaskan, sinergi tersebut diawali dengan penandatanganan kredit investasi infrastruktur untuk Jalan Tol PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP) sebesar Rp6,8 triliun dan PT Waskita Bumi Wira atau WBW dengan nilai sekitar Rp3,96 triliun.

"Ini merupakan salah satu wujud dukungan terhadap upaya meningkatkan konektivitas antardaerah, yang akan mendorong terciptanya manfaat berkelanjutan bagi masyarakat," kata dia seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Minggu 10 Maret 2019 seperti dikutip dari viva co id
Dia juga mengatakan, PT SMI bersinergi dengan Bank Mandiri, BNI, BRI, dan juga CIMB Niaga, Bank Panin, Bank DKI, serta Bank Jatim, mengucurkan pembiayaan bagi CTP untuk membangun ruas tol Cibitung-Cilincing yang ada sepanjang 34,02 kilometer.

Keberadaan ruas jalan tol Cibitung-Tanjung Priok, berperan sangat besar dalam penghematan waktu tempuh dari sekitar tadinya 60 sampai 90 menit melalui JORR I atau tol dalam kota, menjadi hanya sekitar 30 menit saja dengan asumsi kecepatan sekitar 60 km/jam, lantaran akan sangat membantu mengurai lalu lintas kendaraan harian, dan juga berperan dalam penghematan biaya operasional kendaraan.

Sementara itu, untuk ruas tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar, PT SMI juga mengucurkan pembiayaan bagi WBW selaku Badan Usaha Jalan Tol atau BUJT untuk mewujudkan pembangunan ruas tol sepanjang sekitar 38,29 km tersebut. Ruas jalan tol itu diperkirakan menghemat waktu tempuh Krian menuju Manyar, selama sekitar kurang lebih satu jam yang juga akan berdampak pada penghematan biaya operasi kendaraan.

Dalam pembiayaan tersebut PT SMI bersinergi bersama Bank BNI, BRI, dan CIMB Niaga Syariah, Bank Jatim, dan juga Bank Jatim Syariah, Bank Bali, Bank Riau Kepri, Bank NTT, Bank Maluku Malut, Bank Papua, Bank Kalsel, Bank Sumsel Babel, lalu Bank Kalbar, dan yang terakhir Bank Bengkulu.

"Ruas tol ini akan menjadi akses utama dari dan ke pelabuhan dan kawasan industri JIIPE (Java International Port and Estate) di Gresik – kawasan industri terintegrasi pertama dan terbesar di Indonesia, sehingga mampu mendukung kelancaran distribusi barang nasional," paparnya seperti dikutip dari viva co id