PT Pelabuhan Indonesia Siapkan Belanja Modal Sebesar Rp 11,6 Triliun Tahun 2019

0
4
Ilustrasi via Twitter com

KabarUang.com, Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II atau IPC mengalokasikan capital expenditure atau belanja modal pada tahun 2019 sebesar Rp 11,6 triliun. Dana yang akan digelontorkan ini dialokasikan untuk projek lanjutan di sekitar Tanjung Priok serta digitalisasi operasional di pelabuhan.
Elvyn G Masaaya selaku Direktur Utama IPC beliau mengatakan dana alokasi tersebut sudah disiapkan sejak tahun lalu, hal itu dilakukan demi menyiapkan strategi transformasi pelabuhan untuk menuju pelabuhan berbasis digital. Untuk itu, pihaknya membuat coastal management system untuk mengetahui pergerakan kapal secara elektronik.
Bukan hanya itu, IPC juga menyediakan terminal operation system yang digunakan untuk mengatur seluruh kegiatan di pelabuhan yang bisa dipantau selama 24 jam. Elvyn juga menginginkan nantinya perhitungan kontainer serta peti kemas pun akan dilakukan secara digital.
Melalui belanja modal inilah IPC sebagai pengelola pelabuhan Tanjung Priok terus melakukan perbaikan menuju pelabuhan berbasis digital. Total investasi yang dianggarakan sebesar 1 triliun sejak tahun 2017 hingga 2020 mendatang.
“Seluruh aktivitas ebberapa tahun terakhir sudah kita konversi menuju digital agar bisa menaikkan produktivitas sekaligus meningkatkan efisiensi,”ujarnya di Pusat IPC dilansir dari republika.com.
Direktur Utama IPC itu menargetkan tahun ini pendapatan usaha naik sebesar 18 persen dari tahun lalu menjadi Rp 13,50 triliun. Target ini dibuat berdasarkan kenaikan laba yang terjadi pada tahun lalu sebesar 7,41 persen atau setara dengan Rp 2,6 triliun.
Besaran Biaya Operasional itu diturunkan menjadi 68,08 persen yang tahun lalu sebesar 69,90 persen.
“Tahun ini kita memiliki strategi, yaitu pertumbuhan secaraorganik dan anorganik. Lalu, konektivitas nasional untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan kita dan berekspansi secara global,”tambahnya.
Jelasnya, pertumbuhan kinerja perusahaan akan dilakukan melalui optimalilasi penggunaan aset-aset secara organik. Adapun secara anorganik akan dilakukan dengan cara membangun kerja sama bisnis dengan berbagai pihak.
Hingga saat ini, Perusahaan tersebut sudah memiliki 17 anak usaha dengan 12 cabang pelabuhan di Indonesia. Bisnis IPC ini terdiri dari berbagai bidang usaha pelayanan kapal, barang, serta segala rupa bahkan terminal penumpang.
Tahun ini, IPC fokus untuk memastikan agar kinerja perusahaan dapat berjalan secara berkelanjutan. Hingga pada tahun 2020 mendatang Pelabuhan Tanjung Priok bisa menjadi world class port.
Baca Juga  Sekolah Diberi Barang Gratis Oleh EPSON

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here