Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Kini Tengah Dilakukan Pengeboran Tunnel Dan Rencananya Akan Rampung 2020

0
Ilustrasi Tahun 2020 via heroelectric com
KabarUang.com, Jakarta – Progres kereta api cepat Jakarta-Bandung terus dikebut laju pengerjaan nya. Proyek kereta cepat pertama di Indonesia kini sudah memasuki tahap pembangunan terowongan (tunnel) di wilayah Walini, Bandung dan juga di Halim Perdanakusuma, Jakarta. Diharapkan proyek ini rampung dan juga langsung bisa uji keseluruhan fasilitas pada tahun 2020. Hingga pada saat ini, pembebasan lahan proyek tersebut masih baru mencapai 56,6%.

Kereta cepat hasil kerja sama Indonesia dan juga China itu dirancang melaju dengan kecepatan 350 km per jam sehingga akan dapat sekali mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi hanya sekitar 45 menit. Kereta ini juga akan dilengkapi empat stasiun, yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini, dan juga Stasiun Tegalluar. 

Baca Juga  Prabowo-Sandi Gagas Program Serupa Jokowi di Sektor Pertanian
“Kehadiran kereta cepat bisa menjadi upaya menumbuhkan ekonomi disepanjang koridor Jakarta-Bandung melalui penciptaan sentra ekonomi baru baik di sektor usaha kecil menengah maupun ekonomi masyarakat sekitar,” kata Menteri BUMN Rini Soemarno di sela-sela peninjauan lokasi terowongan di Walini, Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat, kemarin seperti dikutip dari okezone com

Terkait pembangunan terowongan, bagian ini  juga dilakukan terlebih dulu lantaran proses konstruksinya membutuhkan waktu yang cukup lama. Kendati begitu, pengelola juga tetap mengerjakan segmen lainnya, yakni juga seperti rel layang.

Baca Juga  Utang Luar Negeri Naik 5 Persen Tembus Rp. 5.480 T

Berdasarkan pantauan dari lapangan kemarin, di lokasi proyek di kawasan Walini sudah terlihat sejumlah pekerja mengoperasikan alat berat di dekat lahan yang akan dijadikan terowongan. Pekerjaan yang baru terlihat pada saat ini baru berupa pematangan lahan dan terasering. Dibagian lain, lahan-lahan yang sudah diratakan ada yang dijadikan mes dan juga kantor lapangan. Seperti diketahui, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung diresmikan pembangunannya oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada Januari tahun 2016 lalu.

Baca Juga  Yang Lain Tutup, SOGO Akan Buka Gerai Baru di Tahun 2019

Hingga pada saat ini, pembebasan lahan proyek tersebut baru mencapai sekitar 56,6%. Proyek ini dikerjakan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), yang merupakan perusahaan patungan antara empat badan usaha milik negara (BUMN) yakni oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI), kemudian Wijaya Karya, PTPN VIII dan Jasa Marga, serta juga dari investor dari China yakni China Railways.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here