Penyediaan Air Minum Tidak Sesuai Target

0
Ilustrasi Air Minum via hellosehat com
KabarUang.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau yang disingkat dengan PUPR telah mencatat jumlah akses air minum yang diperoleh masyarakat mencapai 72% selama tahun 2018. Angka tersebut dibawah target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Kementerian PUPR 2015-2019 yang ternyata menargetkan jumlah akses air minum itu sebesar 100%.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR yaitu Danis Sumadilaga mengatakan, memang untuk pencapaian target air minum masih jauh sekali dari target. Tentunya ini menjadi pekerjaan rumah atau dengan kata lain PR bagi pihaknya dalam mengejar target RPJMN yang selanjutnya.

Baca Juga  Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian Minta Pengusaha Tenang Tentang Pelonggaran DNI

“Air bersih dan sanitasi perlu kerja keras agar lebih dapat mengakumulasi investasi agar peningkatannya lebih signifikan,” ujarnya, dalam acara diskusi di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (1/3/2019) seperti dikutip dari okezone com
 

Dannis juga mengakui bahwa memang sulit untuk mencapai target akses air bersih sebesar 100%. Sebab berdasarkan perkiraannya, hingga akhir tahun 2019 jumlah akses air minum yang dapat tercapai yakni hanya sekitar 77% saja.

Baca Juga  Kini Jadi Pilot Tak Butuh Sekolah Lama, Berminat ?

“Sampai 2018 sekitar 72%. Sampai tahun 2019 akses air bersih sekitar 77%. Itu itung prognosis kita. Kita masih punya 23% PR,” jelasnya seperti dikutip dari okezone com

Menurut Danis emang ada beberapa kesulitan untuk mengejar target tersebut. Salah satunya masalah dana, karena untuk menyediakan akses membutuhkan prinsip 4K yakni kualitas, kuantitas, kontinuitas dan juga keterjangkauan.

“Bicara akses, air aman air ini disalurkan melalui jaringan perpipaan maupun non perpipaan. Perlu uang yang banyak,” ucapnya seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  DJP Minta Perusahaan Berikan Bukti Potong PPh 21

Oleh karena itu, pihaknya pun merevisi target sekitar 100% yang semula bisa beres pada 2019. Nantinya rencanan peyediaan air minum ada sekitar 100% itu akan masuk dalam RPJMN tahun 2020-2024.

“PR kita mencapai 100% ini masih harus memenuhi 23% lagi. Kami menargetkan ini tercapai 5 tahun ke depan,” kata Danis seperti dikutip dari okezone com

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here