Penjelasan Menpar Mengenai Turunnya Target Devisa Pariwisata

0
Ilustrasi Target Devisa Pariwisata Turun via balaikita com
KabarUang.com, Jakarta – Pemerintah bersama Bank Indonesia atau disingkat dengan BI yang akan menargetkan dan mampu kumpulkan devisa dari sektor pariwisata sebesar USD17,6 miliar pada tahun ini. Target tersebut memang menurun dari rencana awal yang ada sebesar USD20 miliar.

Menurut Menteri Pariwisata yakni Arief Yahya, target dari devisa tahun ini sudah berdasarkan penghitungan yang tepat. Hal itu merujuk pada realisasi devisa yang bisa dikumpulkan sebelumnya, pada tahun lalu hanya mencapai sekitar USD16 miliar dari target awal yakni USD17 miliar.

“Orang membuat proyeksikan berdasarkan realisasi. Tahun lalu dari target USD17 miliar kenyataannya kan terealisasi hampir USD16 miliar,” kata dia ditemui di Gedung Pusat BI, Jakarta, Senin (18/3/2019) seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  BBM dan LPG Dijamin Aman Oleh Pertamina Pasca Tsunami Lampung

Dia juga menjelaskan, pada tahun lalu realisasi yang yang tak tercapai itu juga didorong faktor yang diluar kendali pemerintah, yaitu bencana alam. Hal itu juga sangat mempengaruhi wisatawan mancanegara atau wisman untuk mau berkunjung ke Indonesia.

“Penyebabnya itu kena bencana. Mau kritik apa saja, susah karena memang kena bencana,” ujarnya seperti dikutip dari okezone com

Pada tahun ini, dengan target devisa tersebut, jumlah kunjungan wisman pun sangat dapat dilihat atau diproyeksikan bisa mencapai sekitar 20 juta. Oleh sebab itu, sejumlah langkah strategi pun disusun untuk bisa mencapai target devisa dan kunjungan wisman tahun ini.

Baca Juga  Simak Konten Hoax yang Tersebar Selama Agustus-Desember 2018 Kata Kominfo

Di antaranya mulai dari pembangunan infrastruktur yang berkaitan pariwisata, mendorong pengembangan atraksi wisata melalui pengembangan pariwisata di daerah perbatasan atau crossboarder tourism dengan penyelenggaraan sejumlah kegiatan wisata secara periodik, hingga memperkuat promosi pariwisata nasional untuk segera meningkatkan lama tinggal atau length of stay, wisatawan mancanegara. Hal itu dilakukan melalui promosi digital atau marketplace, pengembangan paket wisata, perluasan paket promo wisata atau juga disebut dengan hot deals di destinasi wisata, serta promosi di beberapa lokasi yang menjadi regional tourism hub.

Baca Juga  Harga Premium Dijual Rp6.450/Liter

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman yakni Luhut Binsar Pandjaitan menambahkan bahwa pihaknya sangat optimistis target tersebut bisa dicapai. Karena, menurutnya berbagai indikator kondisi Indonesia menunjukkan hasil positif.

“Digitalisasi akan kita tingkatkan, target 20 juta bukan mustahil, angka yang sangat konservatif, juga target devisa USD17,6 miliar saya kira optimis. Ekonomi bagus, pariwisata bagus, tidak ada yang perlu terlalu dikhawatirkan,” katanya seperti dikutip dari okezone com

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here