Pendapatan PT Wika Gedung Tbk (WEGE) Rp5,82 Triliun

0
Ilustrasi Pendapatan via duitologi com
KabarUang.com, Jakarta – Tahun 2018, PT Wika Gedung Tbk (WEGE) telah mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha dan laba bersihnya ada sebesar 49,61% dan juga sebesar 50,65%. Dalam siaran persnya di kawasan Jakarta, kemarin disebutkan, WEGE mencatatkan pendapatan usaha sepanjang 2018 ada sebesar Rp5,82 triliun yang mana angka tersebut tumbuh sekitar 49,61% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp3,89 triliun.

Adapun jasa konstruksi menjadi kontributor terbesar dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,45 triliun disusul dari segmen properti sebesar Rp368,44 miliar. Meski begitu, tercatat beban usaha WEGE juga meningkat signifikan dari tahun 2017 sekitar Rp3,43 triliun tumbuh sekitar 52,18% menjadi sebesar Rp5,22 triliun. Akan Tetapi, pertumbuhan beban tersebut tak mempengaruhi bottom line perusahaan yang tetap mencatatkan pertumbuhan signifikan sampai 50,65%.

Baca Juga  Relaksasi DNI 2018 Diharapkan Selesaikan Masalah Perekonomian Nasional

Adapun untuk pos laba bersih WEGE sepanjang tahun lalu yang tercatat ada sebesar Rp444,24 miliar, sedangkan pada periode yang sama laba bersih WEGE tercatat ada sebesar Rp294,87 miliar. Sebagai informasi, tahun ini WIKA juga menargetkan kontrak dihadapi atau order book sebesar Rp22,78 triliun, naik sekitar 37,4% dari target tahun 2018. Total kontrak dihadapi ini terdiri dari target kontrak baru tahun 2019 yang ada sebesar Rp11,98 triliun dan kontrak carry over pada tahun 2018 sebesar Rp10,80 triliun.

Baca Juga  Majukan Industri Pertambangan, Inalum Realisasikan Penghiliran Sektor Tambang Rp150 T

Kata Direktur Utama WEGE yakni Nariman Prasetyo, mengatakan bahwa komposisi perolehan kontrak baru tahun 2019 direncanakan berasal dari pemerintah 33%, BUMN 31% dan swasta 36%. WEGE yang memiliki pasar yang jelas dan juga independen karena porsi kontrak baru yang besar berasal dari eksternal, di luar dari proyek-proyek yang berasal juga dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) selaku induk usaha. 

Baca Juga  Sebanyak 117 Fintech Menunggu Izin Operasi Dari OJK
“Tipe proyek yang disasar WEGE tahun 2019 terdiri dari office 24%, public facilities 30%, residential 35% sedangkan sisanya porsi komersial,” ujar Nariman.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here