Paradigma Pasar Bau Berubah Jadi Bersih dan Nyaman Oleh Menteri Susi

Advertisement

Paradigma Pasar Bau Berubah Jadi Bersih dan Nyaman Oleh Menteri Susi

Kamis, 14 Maret 2019
Ilustrasi Menteri Susi via regional kompas com
KabarUang.com, Jakarta - Pasar ikan pasti selalu identik dengan aroma yang bau, kotor dan tidak teratur. Citra negatif inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah membangun pasar ikan dengan konsep bersih, higienis dan juga modern seperti Pasar Ikan Modern atau disingkat dengan PIM, Muara Baru.

PIM Muara Baru ini juga merupakan terobosan baru dari one stop shopping aneka produk perikanan yang menawarkan pasar bersih, nyaman dan juga sangat terjamin, tidak becek dan juga bahkan tidak bau. Sampai pelayanan yang memudahkan dalam transaksi, serta menjadi salah satu tempat tujuan wisata di Kota Jakarta Utara.

Menteri Kelautan dan juga Perikanan Susi Pudjiastuti menyebutkan bahwa PIM Muara Baru ini dibangun dengan beberapa tujuan. Di antaranya yaitu meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Jakarta dan juga sekitarnya, menyediakan tempat jual-beli yang nyaman, bersih, memenuhi standar sanitasi, dan juga higienis, serta menyediakan ikan yang bermutu, aman dikonsumsi, kontinyu, beragam, dan juga terjangkau.

Selain itu  juga bertujuan untuk mengembangkan sentra bisnis perikanan dan juga industri pendukungnya, mengembangkan tempat promosi dan juga edukasi sektor kelautan serta perikanan, hingga sebagai destinasi wisata sektor kelautan dan perikanan.

“Pasar ikan bisa jadi destinasi wisata, selain sebagai tempat menjual ikan, kita bangun pasar ikan yang higienis. Kita ubah paradigma pasar ikan yang identik dengan kotor dan bau menjadi tempat yang bersih dan nyaman. Jadi orang-orang bisa dengan nyaman menyaksikan aktivitas perikanan,” tutur Susi dilansir dari laman Setkab, Kamis (14/3/2019) seperti dikutip dari okezone com

PIM Muara Baru ini juga baru dibangun sebanyak tiga lantai dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas penunjang lainnya. 

“Di sini ada 896 unit lapak untuk menjual ikan segar,” ujar Susi seperti dikutip dari okezone com

Selain lapak ikan segar, PIM Muara Baru juga dilengkapi dengan sekitar 155 unit kios maritim, 8 unit food court, 2 unit ice flake machine kapasitas 10 ton, area pemasaran retail, laboratorium, chilling room kapasitas 30 ton, area bongkar muat, pengepakan, depot es dan juga garam, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Sebagai fasilitas penunjang juga dibangun gedung pengelola, perbankan, bahkan ada ruang informasi dan edukasi, ruang pertemuan, gudang, pos jaga, dan juga masjid.