Neraca Perdagangan Surplus, Harus Tetap Waspada Kata Sri Mulyani

0
7
Ilustrasi Sri Mulyani via medcom id
KabarUang.com, Jakarta – Menteri Keuangan atau yang disingkat dengan Menkeu, yakni Sri Mulyani sudah mengatakan bahwa pemerintah akan tetap waspada walau neraca perdagangan bulan Februari 2019 tengah mengalami surplus setelah defisit pada bulan sebelumnya.

“Kita akan tetap terus waspada. Kenapa? Karena ini positifnya karena dua-duanya negatif yaitu ekspor negatif 11,3% dan impornya turun lebih dalam lagi,” ujar Sri Mulyani di sela-sela kunjungannya meninjau program pemerintah di Kampung Pojok, Desa Sindang Sari, Serang, Banten, seperti dikutip Antaranews, Jumat (15/3/2019) seperti dikutip dari okezone com

Menurut Sri Mulyani, masih sangat diperlukan atau memang sudah seharusnya diperhatikan faktor-faktor yang menyebabkan neraca perdagangan Februari surplus apakah karena faktor musiman atau hanya dari faktor lebih karena fundamental perekonomian Indonesia akibat dampak pelemahan ekonomi dunia.

“Kita juga harus lihat dampak dari penurunan impor itu apakah diganti dengan substitusi impor, sehingga seluruh kebutuhan bahan baku barang modal itu masih tetap berjalan,” katanya seperti dikutip dari okezone com

Apabila tidak ada substitusi impor, Sri Mulyani menilai bahwa hal tersebut berarti sektor-sektor produksi yang menggunakan bahan baku dan juga barang modal itu, akan mengalami secara langsung dampak dari penurunan impor tersebut.

“Nanti kita akan lihat statistiknya lebih dalam, tapi paling tidak dengan surplus ini memberikan suatu positive signal kepada kita namun PR-nya masih banyak dan harus kita lakukan,” ujar Sri Mulyani seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  Kemenkeu dan ITS Dorong Kaum Muda Berinvestasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here