Menteri ESDM Resmikan Sambungan Rumah Jargas di Sidoarjo

0

Ilustrasi via ngopi bareng id
KabarUang.com, Sidoarjo – Sebanyak 7.093 sambungan rumah (SR) jaringan distribusi gas bumi yang digunakan untuk keperluan rumah tangga sudah diresmikan oleh pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pada Jumat (1/2) di Desa Kalisampurno, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
Hal ini dilakukan sejalan dengan komitmen pemerintah yang menginginkan masyarakat merasakan manfaat dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam rangka menumbuhkan ekonomi masyarakat.
Pada akhirnya APBN 2018 ini digunakan untuk membangun jargas. Pasokan gas yang digunakan dikirim dari Lapindo Brantas Ltd sebesar 0,4 mmscfd. Jargas di Jawa Timur ini dibangun di tujuh desa diantaranya Desa Boro, Kedensari, Banjar Panji, Banjar Asri, Kalisampurno, Sentul, dan Penatarsewu.
“APBN harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama lapisan menengah ebawah. Peresmian ini merupakan wujud pemanfaatan dana APBN tersebut,”ujar Menteri Jonan dilansir dari wartaekonomi.com.
Beliau juga mengatakan bahwa pembangunan jargas ini diperuntukkan bagi rumah sederhana, rusun sederhana, serta daerah-daerah yang telah tersedia pasokan gasnya.
“Produksi gas bumi nasional cukup besar, sehingga harus dimanfaatkan secara maksimal untuk penggunaan dalam negeri dan menciptakan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,”tambahnya.
Sebelumnya Jargas memang sudah berkali-kali di dirikan di kota Sidoarjo ini. Pemasangan jarga skali ini adalah yang kelima. Pertama jargas didirikan pada tahun 2010 sebanyak 4.6061 SR. Lalu yang kedua pada tahun 2011 sebanyak 2.457 SR. Pada tahun 2012 2.230 SR, selanjutnya tahun 2014 sebanyak 1.702 dan terakhir pada tahun 2018 yang mencapai 7.093 SR. Hingga saat ini total jarga yang sudah didirikan ada sebesar 17.543 SR.
“Sidoarjo adalah daerah yang menjadi prioritas untuk mendapatkan manfaat jargas. Ini kali kelima Sidoarjo menerima proyek jargas,”ujarnya menambahkan.
Tak hanya di Sidoarjo, jargas juga secara bertahap didirikan di Kota Surabaya, Mojokerto, Pasuruan, serta Purbalinggo. Jadi total pembangunan jargas di Jawa Timur sebanyak 65.961 SR. Jargas ini memiliki keunggulan bagi para penggunanya, karena jargas ini aman, bersih, hemat, srrta praktis karena tersedia selama 24 jam.
“Penggunaan jaringan gas ini juga akan menerkan pengeluaran karena hemat. Ke depan ini pada akhirnya dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan inilah salah satu bentuk pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah,tutupnya.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Ini Dia Susunan Dewan Komisaris Terbaru PLN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here