Kementrian Kelautan Jadikan Probolinggo Lautan Kakap

0
Ilustrasi via Kabar Pas com

KabarUang.com, Jakarta – Guna menjaga kestabilan stok ikan Kakap di kawasan perairan Purbalinggo, Kementrian Kelautan dan Perikanan membudidayakan 15.000 benih ikan kakap putih di Pantai Bentar.
“Penyebaran 15.000 benih dari sisi lingkungan akan menjaga kestabilan stok, sedang dari aspek ekonomi, diharapkan akan meingkatkan jumlah tangkapan bagi nelayan,”ujar Dirjen Perikanan Budi Daya KKP Slamet Soebjakto dalam siaran pers dilansir dari antaranews.com pada Sabtu (2/2).
Kabupaten Probolinggo sendiri mendapatkan beberapa pelayanan yang diberikan oleh pemerintah berupa pembudi daya ikan, nelayan serta pengolah dan petambak garam. Hal ini dilakukan demi mendukung pembangunan perikanan yang ada di Kabupaten Probolinggo.
Dukungan ini dibuktikan dengan sejumlah dana yang diberikan yaitu sebesar Rp 14,05 miliar yang dana tersebut masing-masing terdiri atas dana input produksi, fasilitas pembiayaan, sarana perikanan, perlindungan pelaku utama melalui asuransi dan sertifikat hak atas tanah, pengembangan SDM anak pelaku utama perikanan dan dalam bentuk lainnya.
Slamet juga mengatakan dukungan berupa bantuan itu difokuskan agar masyarakat dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dari bantuan yang diberikan. Tujuannya ialah menambah nilai jual, serta kapasitas usaha yang lebih kuat.
“KKP terus mendorong peningkatan kesejahteraan pelaku utama perikanan. Jadi, kami akan pastikan bahwa program ini bisa memberikan dampak positif bagi perbaikan struktur ekonomi masyarakat dan tentunya perekonomian daerah,”tambahnya.
 Terlebih Dirjen Perikanan KKP mengatakan bahwa program kerja KKP sudah terbukti memberikan manfaat yang positif selama empat tahun berjalan ini. Hal ini dibuktikan oleh nilai tukar nelayan (NTN) yang naik dari 109,86 menjadi 113,28 dalam masa setahun. Lalu nilai tukar pembudi daya ikan (NTPI) mengalami kenaikan pada periode yang sama dari 99,09 menjadi 100,80.
Selanjutnya nilai tukar usaha nelayan (NTUN) naik lagi dari 123,01 menjadi 126,68 dan nilai tukar usaha pembudi daya ikan (NTUPI) pada periode yang sama kembali mengalami kenaikan dari 110,23 menjadi 113,27.
“Tren pertumbuhan NTN dan NTPI yang positif sepanjang tahun 2018 tersebut menunjukkan bahwa ada perbaikan sruktur ekonomi masyarakat pelaku usaha perikanan nelayan dan pembudi daya. Struktur ekonomi tersebut yakni peningkatan pendapatan yang berdampak pada perikanan daya beli masyarakat, utamanya teradap akses kebutuhan dasar,”tambahnya.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  PT Pelita Samudera Shipping Tbk Peroleh Suntikan Dana USD 21 Juta dari ICICI Bank Limited

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here