Kadin Meminta Unit Khusus Untuk Proyek KPBU di Kemenhub

0
Ilustrasi Erwin Aksa via islampos com
KabarUang.com, Jakarta –  Kamar Dagang dan Industri (kadin) Indonesia meminta harus adanya unit khusus di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang mau mengurus masalah kerja sama pemerintah dan badan usaha atau yang disingkat dengan KPBU.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Infrastruktur yakni Erwin Aksa mengatakan hal itu juga sudah sesuai dengan acara menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama pejabat di lingkungan Kemenhub. Menurut dia, masih banyak proyek infrastruktur transportasi yang terkendala dari sisi pendanaan. Akan tetapi di sisi lain, ketika pemerintah membangun banyak pelabuhan dan juga banyak bandara, pengelolaan dan pengoperasiannya masih tetap dilakukan pemerintah. 

Baca Juga  Harga Emas Antam Dipatok Rp663.000/Gram Karena Turun Sekitar Rp8.000
“Saya kira kalangan swasta berharap perlunya unit khusus atau badan yang mengelola proyek-proyek KPBU yang ada di Kementerian Perhubungan. Swasta pasti banyak yang minat, persoalan pendanaan di awal saja yang jadi hambatan. Contohnya bandara maupun pelabuhan yang dikelola Kemenhub,” ungkap dia di Jakarta, kemarin seperti dikutip dari okezone com
Selain bandara dan juga pelabuhan, sektor perkeretaapian juga diminati swasta khususnya untuk usaha pertambangan di Pulau Sumatera. Selama ini juga masih saja banyak hasil tambang di Pulau Sumatera yang menunggu batu bara bisa diangkut dengan kereta api. 
“Di pertambangan, swasta banyak yang ingin masuk. Tapi, regulasinya masih berbelit,” ucapnya seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  Sopir Logistik Trans Jawa Layak Dapat Apresiasi

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan yakni Djoko Sasono mengatakan, Kementerian Perhubungan membuka diri masuknya swasta dalam hal kerja sama melalui KPBU. Menurutnya, juga jika saja ada aturan berbelit pada proses pengurusan perizinan di sebabkan pengurusan birokrasi memerlukan waktu proses yang cukup panjang.

“Ya, memang aturannya ada prosesnya, dan itu tidak singkat. Harus ada uji kelaikan, amdal, dan sebagainya. Namun begitu, jika dirasa berbelit, ini tentu menjadi masukan bagi kami,” ungkapnya seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  Investor Masukan Dana Capai Rp 45,9 Triliun
Djoko juga menambahkan, pihaknya juga akan segera mendalami usulan Kadin untuk membentuk badan khusus yang mengurusi proyek-proyek KPBU di sektor perhubungan ini.

“Semua ada kemungkinannya, tapi hal itu menjadi catatan bagi kami dan akan didalami terlebih dahulu,” tuturnya seperti dikutip dari okezone com

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here