Jelang Pengumuman Inflasi AS Wall Street Dinyatakan Menguat

0
Ilustrasi Wall Street via nycgo com
KabarUang.com, Jakarta – Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street juga dibuka menguat, dengan investor menunggu data inflasi dan juga aktivitas manufaktur. Indeks acuan S&P 500 telah naik sekitar 11% sejak awal tahun, didukung oleh kemajuan dalam pembicaraan perdagangan dan juga sikap hati-hati Federal Reserve pada suku bunga.

Melansir dari Reuters, pada hari Jumat (1/3/2019), Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bahwa kenaikan produktivitas tahun lalu memberikan lebih banyak ruang kenaikan upah tanpa risiko inflasi yang lebih tinggi. Hal ini juga menjadi salah satu alasan bank sentral menunda kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Baca Juga  Arcandra Pesan Medco Tingkatkan Eksplorasi Lagi

Untuk petunjuk lebih lanjut tentang inflasi, investor akan selalu terus mencermati indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi. Laporan tersebut akan dirilis hari ini, dengan kemungkinan pengeluaran konsumen turunsekitar  0,2% pada Desember. Adapun indeks utama Wall Street, Dow Jones naik 180 poin atau 0,69%. S&P 500 naik sekitar 17,75 poin atau setara dengan 0,64% dan Nasdaq naik sekitar 53,5 poin atau setara dengan 0,75%.

Survei Institute for Supply Management (ISM) menilai aktivitas manufaktur AS selama pada bulan Februari diperkirakan sedikit melambat dibandingkan pada bulan Januari. Hal ini menunjukkan aktivitas pabrik di China berkontraksi selama tiga bulan berturut-turut, dibantu oleh perbaikan dalam manufaktur domestik.

Baca Juga  iGrow Bersama Mitra Berdayakan 600 Petani Dengan 300 Hektar Ladang Lada di Bangka

Sebelumnya juga untuk indeks utama Wall Street ditutup sedikit lebih rendah pada hari Kamis karena dukungan dari data PDB AS yang lebih baik dari yang ditakuti karena terjadi perang dagang. Di antara pergerakan saham, Gap Inc melonjak sekitar 23%, setelah perusahaan mengatakan akan memisahkan merek Old Navy berkinerja lebih baik dan juga menutup sekitar 230 toko dari bisnis pakaian senama yang sedang berjuang.

Baca Juga  Kestabilan Rupiah Terus Dijaga Pemerintah

Foot Locker melonjak sekitar 13,4%, setelah pengecer alas kaki itu melaporkan penjualan toko yang sama secara triwulanan di atas ekspektasi para analis. Saham mitranya yaitu Nike Inc naik sekitar 1,2%. Tesla Inc malah turun sekitar 3,6% setelah pembuat mobil listrik mengatakan itu tidak akan menguntungkan pada kuartal pertamanya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here