Industri Harus Investasi untuk Vokasi Kata Airlangga

0
Ilustrasi Menperin Airlangga via starberita com
KabarUang.com, Jakarta – Kementerian Perindustrian melakukan sinergi dengan para pelaku usaha, asosiasi dan juga stakeholder terkait dalam mendorong pertumbuhan industri melalui pembangunan sumber daya manusia atau SDM lewat investasi di pendidikan vokasi.

“Ini akan menjadi prototipe, ke depan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa disesuaikan dengan kebutuhan industri. Kurikulum di SMK terlebih dahulu melihat kebutuhan industri,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto seperti yang dikutip Antaranews.com, Sabtu (2/3/2019) seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  Ini 9 Ide Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga Yang Menjanjikan

Airlangga juga menjelaskan, pembangunan sumber daya manusia SDM menjadi salah satu strategi prioritas dalam meningkatkan daya saing dan juga produktivitas sektor manufaktur dalam negeri.

“Maka itu, melalui kegiatan pendidikan vokasi yang link and match dengan industri, pemerintah mengajak para pengusaha untuk terlibat dalam kegiatan pembangunan SDM industri kompeten,” tuturnya seperti dikutip oleh okezone com

Pertemuan dengan para pelaku industri, di Rancamaya, di Bogor, Jawa Barat. Forum tersebut dihadiri oleh kurang lebih 230 direksi dan juga pimpinan, 147 perusahaan yang terdiri dari pelaku di sektor Industri Kimia, Farmasi, dan juga Tekstil atau IKFT, Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) serta Industri Agro. Forum itu juga diikuti oleh sekitar 20 asosiasi.

Baca Juga  Kebijakan Moneter Ketat Yang Diambil Bank Sentral AS Berkontribusi Terhadap Dolar Yang Kuat Dan Merusak Daya Saing AS

Airlangga juga menambahkan, dengan insentif super deductible tax, perusahaan yang terlibat dalam program pendidikan atau berinvestasi untuk vokasi akan mendapatkan potongan pajak hingga 200% besarnya.

Sebagai contoh, apabila jika sebuah perusahaan memberikan bantuan senilai Rp1 miliar untuk SMK, maka pemerintah akan memberikan potongan pajak hingga Rp2 miliar dalam lima tahun kedepan.

“Ini merupakan win win solution. Di satu sisi, pemerintah dibantu untuk meningkatkan kualitas pendidikan SMK,” jelasnya seperti dikutip oleh okezone com

Baca Juga  Ini Dia Daftar Tunjangan Kinerja PNS Kemenpora
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here