Fakta Bahwa Ojek Online Jadi Angkutan Umum

0
Ilustrasi Ojek Online via idtrack co id
KabarUang.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan atau yang disingkat dengan Kemenhub tengah memfinalisasi bahwa ada aturan ojek online yang ditargetkan akan rampung Maret ini. Salah satu fokusnya adalah soal tarif yang diatur berdasarkan batas atas dan juga bawah agar mitra pengemudi memiliki pendapatan lebih baik lagi.
Berikut fakta yang tertera seperti dikutip dari okezone com :
1. Aturan Ojek Online Uji Publik di 7 Kota
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan atau uang disingkat dengan Kemenhub masih merancang lagi regulasi terkait ojek online yang akan menjadi moda transportasi umum di Indonesia ini.

Baca Juga  PT KAI Siap Tambah 160 Gerbong Baru KRL Tahun Ini

Rencananya dalam waktu dekat ini, Kemenhub akan segera melakukan uji publik di 7 kota besar dan melibatkan seluruh pihak dari sisi aplikator, aliansi, dan juga pemerintah. Selain itu, Kemenhub juga akan segera melakukan konsolidasi terakhir dengan pemerintah, terutamanya dengan pihak kepolisian. Hal ini juga bertujuan untuk mempertimbangkan keselamatan untuk semuanya.

2. Finalisasi aturan ojek online

Direktur Jenderal Perhubungan Darat yakni Budi Setiyadi telah mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan uji publik di kota-kota besar. Setelah evaluasi ini rampung maka nantinya aturan ojek online bisa segera disempurnakan dengan diajukan ke Kementerian Hukum dan HAM.

“Kemarin kita baru uji publik, kemarin setelah itu kita akan rumuskan kembali dari kota-kota besar setelah itu akan kita masukkan. Kemudian baru kita akn penyempurnaan, baru kita akan selesaikan kementerian hukum ham,” ucapnya seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  KRL Premium Mulai Akan Beroperasi Pertengahan Tahun 2019

Regulasi ini juga akan dikeluarkan dalam bentuk Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) tentang pengemudi ojek online atau ojol. Dalam Permenhub ini akan diatur mengenai tiga hal pokok seperti halnya dalam pengaturan tarif ojol, suspensi sepihak bagi ojol, dan juga keamanan serta keselamatan untuk penumpang dan pengemudi.

3. Kemenhub Rumuskan 11 Komponen Tarif Ojek Online

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah merumuskan sebanyak 11 komponen penyusunan biaya jasa atau juga yang disebut tarif ojek daring. 11 komponen tersebut berdasarkan biaya langsung dan biaya tidak langsung. Biaya langsung, yakni biaya yang dikenakan saat menarik penumpang, yakni penggunaan bensin, oli, ban dan lainnya, sementara itu untuk biaya tidak langsung yaitu untuk biaya Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), penyusutan kendaraan, pembayaran pajak dan masih banyak sebagainya.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here