Ekspor Sawit Meningkat, Indonesia-Mesir Jalin Kontrak Dagang Senial 130 Juta Dolar

0
5
Ilustrasi via SawitPlus com

KabarUang.com, Jakarta – Ekspor minyak kelapa sawit mengalami peningkatan, hal ini dinilai dari terjalinnya kerjasama yang dilakukan antara Indonesia dan Mesir. Indonesia baru saja menandatangani kontrak dagang senilai 130 juta dolar dengan Mesir. Hal itu merupakan tindak lanut dari kegiatan misi dagang ke Mesir yang dilakukan Kementrian Perdagangan pada 2017.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Naional Arlinda menjadi pemimpin misis dagang ini, beliau berhasil emfaslitasi kontrak dagang antara Perusahaan Induk Perkebunan PTPN III (Persero) serta PT Chita Agri Indonesia dengan salah satu perusahaan pengolahan serta distrubsi minyak sawit Mesir Oleo Misr Co.
“Ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Mesir cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Dengan kedekatan Indonesia-Mesir, kita optimis mampu menggarap potensi pasar Mesir,”ujar pemimpin misi dagang terseubut, pada Kamis (14/03) di Jakarta, dilansir dari antaranews.com.
Dari Mesir inilah Indonesia juga bisa memasarkan kelapa sawit hingga ke Afrika. Kontrak dagang tersebut berisi Perkebunan PTPN III (Persero) yang akan menyuplai minyak kelapa saiwt sebesar 10.000-16.000 metrik ton (MT) per bulan selama 2019. Proyek ini bernilai 100 juta dolar AS.
Sedangkan PT Chita Agri Indonesia nantinya akan menyuplai sebanyak 4.000-5.000 MT per bulan dengan nilai 30 juta dolar AS. Apabila estimasi harga minyak kelapa sawit ialah 5.000 dolar AS per MT, maka potensi transaksinya bisamencapai 130 juta dolar AS.
Penandatanganan kesepakatan dagang ini dilakukan dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan Indonesia dengan perusahaan Mesir yang dilakukan di Hotel Shangri La, Jakarta pada hari Selasa (12/03). Penandatanganan ini difasilitasi oleh Kementrian Perdagangan bersama Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) seperti yang dilansir dari antaranews.com.
Pemerintah yakini bahwa perjanjian ini bisa terealisasi dengan baik nantinya. Maka, berbagai pihak yang terlibat dalam mewujudkan perjanjian ini diminta keseriusannya dalam menjalankan proyek kerjasama antara Indonesia dengan Mesir. Ini karena pemerintah menginginkan hasil yang terbaik dari penandatangan perjanjian yang sudah dilakukan.
Baca Juga  Bergaya Ala Cafe Racer Penampilan Honda Super Cub Ini Menarik Perhatian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here