Diskon Tarif 3 Ruas Tol Trans Jawa Diperpanjang BPJT

0
Ilustrasi Tol Trans Jawa via berita baca co id
KabarUang.com, Jakarta – Badan Pengatur Jalan Tol atau yangdisingkat dengan BPJT tengah mengkaji untuk memberikan perpanjangan masa diskon tarif tol pada tiga cluster yaitu untuk cluster II, cluster III, dan juga Cluster IV atau dengan kata lain barrier to barrier. Ketiga cluster yang dimaksud meliputi Relokasi Porong-Gempol segmen Porong-Kejapanan pada Jalan Tol Surabaya-Gempol.

Kemudian ada juga jalan Tol Ngawi-Kertosono segmen Wilangan-Kertosono. Lalu cluster terakhir yakni jalan Tol Gempol-Pasuruan segmen Pasuruan-Grati. Kepala BPJT yakni Danang Parikesit mengatakan, bahwa pihaknya memang tengah berencana untuk memberikan masa perpanjangan. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika pihaknya akan menurunkan tarif pada tiga cluster tersebut.

Baca Juga  Garuda Indonesia Turunkan Harga Untuk Dukung Pariwisata Dalam Negeri

“Harapan kita kalau tarif mengalami penyesuaian atau ada penurunan. Atau dipertahankan rasionalisasi di level itu,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (28/2/2019) malam seperti dikutip dari okezone com
 

Danang juga mengatakan masih menunggu laporan dari Badan Usaha Jalan Tol atau BUJT dalam hal ini PT Jasa Marga (Persero). Dirinya juga ingin mengetahui bagaimana prospek dari tiga cluster tersebut selama masa diskon.

Nantinya akan ada dua hal yang dilihat olehnya untuk mengambil keputusan. Yang Pertama adalah jumlah demand atau bisa disebut traffic yang menggunakan jalan tol tersebut, dan yang kedua yaitu pendapatan dari Badan Usaha Jalan Tol itu sendiri.

Baca Juga  Sektor Manufaktur Tunjang Ekonomi Tahun 2020 Mendatang

“Itu kan ada demand yang lebih tinggi juga dari sisi Masyarakat sehingga revenue dari para operator tol itu bisa lebih terjaga.Jadi hari hari ini kita pantau terus.Yang terpenting ada dua nih, satu sisi konsumen, satu sisi operator tol,” katanya seperti dikutip dari okezone com

Menurut Danang jika jumlah pengguna justru turun ada kemungkinan pihaknya akan segera memperpanjang masa diskon. Hal ini juga bertujuan agar pihaknya atau BUJT tidak mengalami kerugian karena jalan tolnya yang kian sepi.

Baca Juga  Diyakini Tol Trans Jawa Dapat Dorong Pertumbuhan Ekonomi

“Operator tol kan concern-nya satu. Dia itu maintenance revenue level. Kan tidak berarti kalau misalnya tarifnya turun penggunanya tetap. Asumsi kita kan kalau tarifnya turun penggunanya bertambah. Jadi revenue level kita harapkan bisa stabil. Nah efek ini yang sedang kita pantau selama terjadinya rasionalisasi tarif,” katanya seperti dikutip dari okezone com

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here