Direksi BUMN yang Telat Bayar Gaji Karyawan Diancam Menteri Rini Akan Di Pecat

0
Ilustrasi BUMN via realitarakyat com
KabarUang.com, Jakarta – Seluruh direksi perusahaan BUMN di kumpulkan dalam suatu rapat koordinasi yang digelar di Jakarta Convention Center, di kawasan Jakarta, pada hari Kamis tanggal 28 Februari 2019. Dan setidaknya sudah tercatat ada sekitar 154 perusahaan pelat merah yang tentunya berada di bawah koordinasi Kementerian BUMN.

Rini Soemarno selaku Menteri BUMN, menegaskan untuk para pemimpin BUMN itu untuk tidak hanya mencetak keuntungan. Melainkan diharuskan memiliki empati, tidak hanya untuk masyarakat luas, akan tetapi juga yang utama adalah untuk karyawan di dalamnya.

Baca Juga  Laba Bank Danamon Capai Rp 3,9 Triliun

“Saya enggak mau dengar laporan pegawai BUMN yang gajinya bayarnya mundur. Awas. kalau sampai ada itu pak Direktur (direksi) langsung saya ganti,” kata Rini di JCC, Jakarta, Kamis 28 Februari 2019 seperti dikutip dari viva co id

Rini juga mengatakan, hari ini adalah momen di mana saat seluruh BUMN berkumpul untuk bisa memperbaiki berbagai hal-hal yang sangat penting dan utama. Ditegaskannya, mandat BUMN adalah menjadi agen pembangunan dan juga menciptakan nilai-nilai di masyarakat.

Baca Juga  Pelindo I Tarik Utang Dari Tiga Bank BUMN Untuk Menunjang Kebutuhan di Pelabuhan

Selain itu, Rini juga menekankan lagi perihal pembentukan Holding BUMN adalah hal yang penting untuk menciptakan kapitalisasi sumber daya dan juga terciptanya efisiensi. 

Holding-holding sektoral saya harapkan bisa selesai sebelum tahun 2019.  Holding-holding (BUMN) karya juga harus terbentuk. Karena seringkali terjadi duplikasi unit usaha. Seperti unit usaha properti yang kecil-kecil,” katanya seperti dikutip dari viva co id
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here