Dinilai Belum Kompatibel Pada Pendataan Perdagangan di Pasar Tradisional

0
Ilustrasi Pasar via seruji co id
KabarUang.com, Jakarta – Menteri Perdagangan, yakni Enggartiasto Lukito mengatakan bahwa memang pada saat ini, masalah pendataan perdagangan di pasar-pasar tradisional, memang masih belum kompatibel dan juga belum lengkap. Karenanya, dia juga mengaku akan berupaya menyempurnakan hal tersebut, meskipun tantangannya memang sangat cukup besar.

Enggar pun sangat mengakui, bahwa hal serupa juga menjadi perhatian mantan Wakil Menteri Perdagangan, yakni oleh Bayu Krisnamurthi, yang disampaikan kepadanya saat menggelar forum group discussion bersama para mantan menteri perdagangan lainnya di Kantor Kemendag.

Baca Juga  Joko Widodo, Meninjau Penerapan Online Single Submission Atau Sistem Perizinan Satu Pintu

“Memang, masalah data ini masih menjadi persoalan besar bagi kita. Tetapi, bagaimanapun harus bisa kita dapatkan,” kata Enggar di kantornya, kawasan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Senin 11 Maret 2019 seperti dikutip dari viva co id

Bayu juga harus menegaskan, bahwa pemerintah juga perlu memiliki teknologi guna memantau pergerakan arus barang. Karena, hal ini akan melengkapi upaya monitoring terhadap harga-harga barang di pasar tradisional tersebut.

Baca Juga  Penyebab Sulit Mendapatkan Pekerjaan Akan Beresiko Meningkatnya Angka Kemiskinan

“Bayangkan saja, kalau misalnya ada lima ribuan pasar direvitalisasi dan dilengkapi mekanisme pemantauan arus barang, itu akan menjadi instrumen yang luar biasa,” kata Bayu seperti dikutip dari viva co id

Karenanya, Bayu juga yang pernah mendampingi Menteri Perdagangan era Gita Wirjawan, harus memastikan, meskipun hal ini tidak mudah, akan tetapi Kementerian Perdagangan diharapkan bisa mewujudkan kedua hal tersebut.
 

Karena, sistem atau juga teknologi yang bisa mengakomodir masalah monitoring harga dan arus barang ini akan menjadi hal yang sangat bermanfaat, bagi Kementerian Perdagangan dalam hal pembuatan regulasinya juga.

Baca Juga  Gubernur Bank Indonesia Beberkan Alasan Rupiah Kembali Melemah

“Karena, sampai sekarang kita masih sangat sulit membuat kebijakan yang komprehensif untuk pasar dalam negeri, karena tidak ada datanya,” ujarnya seperti dikutip dari viva co id

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here