Dana dari Kemenkeu untuk Ultra Mikro Sebesar Rp 7 Triliun

0
Ilustrasi via Covesia com

KabarUang.com, Gorontalo –  Dana sebesar Rp 7 triliun disiapkan oleh Kementrian Keuangan (Kemenkeu) untuk program pembiayaan ultra mikro. Jumlah dana ini merupakan dana akumulatif sejak 2017. Hingga saat ini dana yang tersalurkan sudah sebanyak Rp 2 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa dana ini diberikan untuk melengkapi Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diberikan kepada usaha ultra mikro.
“Program ultra mikro merupakan program pelengkap dari Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diberikan kepada seluruh usaha yang ultra mikro, artinya yang meminjam di bawah Rp 10 juta,”ujar Menkeu saat menyampaikan laporan dalam dialog Presiden Jokoei dengan para pedagang dan penerima pembiayaan Umi di Pasar Sentral Kota Gorontalo, pada Jumat (1/2) dilansir dari antaranews.com.
Sri Mulyani mengatakan tingkat pembiayaan Umi ini sama dengan KUR sehingga lebih ringan dibandingkan dengan sumber pembiayaan lain. Beliau juga mengatakan bahwa dana Program Umi ini berasal dari APBN yang dimulai dari 2017. Jumlah seluruh anggaran yang dikelola oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dibawah Kemenkeu sebesar Rp 7 triliun.
Pada tahun 2017 sendiri, dana yang digelontorkan hanya sebesar Rp 1,5 triliun, yang jumlahnya bertambah pada saat 2018 sebanyak Rp 2,5 triliun, lalu ditambah lagi dengan Rp 3 triliun. Untuk itu, hingga saat ini dana yang sudah terkumpul sebanyak Rp 7 triliundan akan disalurkan melalui berbagai lembaga yang memiliki kapasitas untuk menyalurkan dana ultra mikro seperti PT Pegadaian, PT PNM, serta Bahana Arta Ventura.
“Kami menggunakan lebih dari 6.000 cabang di seluruh Indonesia. Dari pegadaian ada 4.500 lebih cabang, PNM seribu cabang, BAV 26 cabang,”tambahnya.
Selain itu Kemenkeu juga mengajak kerjasama instasi lainnya seperti Bina Arta Ventura, Koperasi Nusa Umat Sejahtera, Komindag, MBK Ventura, dan di Jawa Timur ada Koperasi Sidogiri, dan lainnya.
“Semuanya adalah dalam rangka untuk bisa menjangkau pengusaha ultra mikro yang kecil ini namun tetap memiliki kemampuan untuk memonitor dan membimbingnya,”ujarnya.
Bukan hanya itu, Program Pembiayaan Umi tidak hanya memberikan kredit namun juga digunakan untuk melakukan penguatan dan peningkatan kapasitas usaha mereka. Dengan adanya program ini, Menkeu berharap para pedagang bisa merasakan manfaatnya.
“Kami berharap para pedagang di pasar ini akan mendapatkan manfaat dari dana yang sudah disalurkan dan hari ini termasuk yang akan diakadkan dari sisi kreditnya,”tutupnya.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  PT Angkasa Pura I Jadi Tuan Rumah Acara Kebandarudaraan Sedunia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here