Berikut Cara Lapor SPT Pajak, Dan Ingat Ini Hari Terakhir

0
Ilustrasi Pajak via merdeka com
KabarUang.com, Jakarta – Sebagai seorang warga negara yang bekerja, tentunya kita setiap tahun wajib melaporkan jumlah pajak penghasilan kita kepada negara. Pelaporan SPT pajak ini juga bisa dilakukan dengan beberapa cara sesuai dengan kebutuhan Anda sebagai pihak pelapor pajak.

Cara yang bisa kita gunakan untuk menyampaikan laporan SPT pajak tahun yang kita miliki adalah seperti yang dikutip dari Okezone com Jakarta, Minggu (31/3/2019).

1. Penyampaian Langsung Ke Kantor Pajak

Cara pertama yang bisa kita lakukan adalah dengan mendatangi Kantor Pelayanan Pajak. Untuk segera penyampaian dengan cara ini kita wajib pajak harus datang membawa laporan SPT yang sudah diisi sesuai dengan cara pelaporan pajak.

Laporan SPT ini juga nantinya harus diterima oleh petugas pajak dan wajib pajak akan mendapatkan bukti serah terima laporan pajak tersebut. Bukti serah terima ini juga sebaiknya jangan hilang karena sewaktu-waktu bisa dibutuhkan oleh Anda atau kantor pajak.

Baca Juga  Ini 9 Ide Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga Yang Menjanjikan

2. Penyampaian Melalui Pos Atau Ekspedisi

Jika Anda sibuk dan tidak bisa melaporkan laporan pajak secara langsung ke Kantor Pelayanan Pajak, maka Anda bisa melakukannya melalui pos atau ekspedisi. Pengiriman laporan pajak ini nantinya diarahkan ke Kantor Pelayanan Pajak yang kita mendaftar untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak.

Pelaporan melalui pos ini dilakukan dengan mengirimkan SPT yang Anda miliki melalui amplop tertutup. Dalam amplop tersebut juga harus memuat lembar informasi bertuliskan nama WP, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tahun pajak, status SPT Tahunan (Nihil/Kurang Bayar/Lebih Bayar), Jenis SPT (SPT Tahunan/SPT Tahunan Pembetulan Ke-…), nomor telepon, pernyataan, dan tanda tangan WP. Tanda bukti kirim dan penerimaan surat yang ada nantinya akan dianggap sebagai bukti serah terima laporan pajak.

Baca Juga  BI Masih Pantau Perlambatan Ekspor Komoditas RI ke Negara China

Bukti penunjukan tersebut harus memuat penunjukan kepada mitra ojek online untuk menyampaikan SPT ke KPP, menerima kembali berkas SPT dan menyampaikan kembali SPT kepada Wajib Pajak dalam hal SPT dinyatakan tidak lengkap oleh KPP, serta menyampaikan Bukti Penerimaan Surat dari KPP ke Wajib Pajak dalam hal SPT dinyatakan lengkap. Jika tidak lengkap proses penyampaian melalui ojek online tidak akan diterima oleh Kantor Pelayanan Pajak.

3. Pelaporan Pajak Secara Online

Jika kedua cara tadi sangat rumit dan cukup memakan waktu maka cara terakhir ini sepertinya akan sangat memudahkan Anda. Perkembangan teknologi telah memungkinkan pelaporan pajak secara online untuk saat ini.

Cara pelaporannya pun sangatlah mudah dan tidak memakan banyak waktu. Langkah pertama adalah Wajib Pajak mendaftarkan diri untuk mendapatkan Electronic Filing Identification Number(e-FIN) di Kantor Pelayanan Pajak.

Baca Juga  Bandung Jadi Tuan Rumah Hari Konsumen Nasional 2019

Setelah mendapatkan e-FIN, selanjutnya Wajib Pajak tinggal mendaftar di laman https://djponline.pajak.go.id untuk bisa melaporkan SPT secara online. Bila Anda masih merasa bingung dengan cara melamarnya, Anda bisa menggunakan pilihan panduan yang ada di dalam website tersebut.

Selain menggunakan website resmi dari Dirjen Pajak, Anda juga bisa menggunakan Perusahaan Penyedia Jasa Aplikasi yang sudah ditunjuk Dirjen Pajak.
 

Itu dia tatacara untuk lapor SPT Pajak dan perlu diingat sekali lagi batas waktu penyampaian pajak pribadi adalah pada tanggal 31 Maret. Sedangkan untuk pajak penghasilan badan maksimal berada pada tanggal 31 bulan April.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here