Bank Harus Verifikasi Data Nasabah Secara Digital Kata OJK

0
Ilustrasi OJK via starjogja com
KabarUang.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan atau yang disingkat dengan OJK mendorong lembaga keuangan menggunakan sistem pengenalan nasabah atau juga Know Your Customer (KYC) versi digital atau e-KYC. Direktur Pengaturan Pengawasan Perizinan Fintech OJK, yakni Hendrikus Passagi mengatakan, dengan e-KYC, operasional perusahaan bisa lebih efisien lagi..

“Pengenalan nasabah pada elektronik atau KYC menjadi penting untuk kepentingan bisnis dan juga keamanan nasional seperti pencucian uang, dan juga pendanaan terorisme,” ujarnya dikutip dari Sindonews, Sabtu (2/3/2019) seperti dikutip dari okezone com
 

Walau begitu ia melanjutkan, untuk menerapkan sistem e-KYC dibutuhkan sistem yang bisa memverifikasi data nasabah. ia juga menjelaskan, verifikasi data bukan hanya berdasarkan data dari Kependudukan dan juga Catatan Sipil saja, tapi verifikasi dari latar belakang nasabah, misalnya pembayaran pajaknya.

Baca Juga  Gubernur BI Membuka Rahasia Rupiah Yang Menguat di awal Tahun 2019

“Perlu ada verifikasi perusahaan, benar membayar kewajiban pajak jadi bukan hanya Dukcapil. Hal ini perlu dipahami demi mengembangkan industri 4.0 justru yang penting soal verifikasi data,” kata dia seperti dikutip dari okezone com

Pihaknya juga terus berharap akan ada banyak pihak yang bisa menyediakan verifikasi mengenal nasabah secara elektronik. Dengan begitu penerapan tanda tangan digital dapat akan semakin meluas lagi. 

Baca Juga  Tingginya Pertumbuhan Utang Pemerintah, Sri Mulyani Tegaskan Pemerintah Masih Berhati-Hati
“Ini adalah komponen dasarnya. Verifikasi bukanlah akses,” tambah dia seperti dikutip dari okezone com

Salah satu yang dapat membenahi verifikasi data untuk nasabah adalah PT Andalan Finance Indonesia yang menggunakan data Nomor Induk Kependudukan atau NIK, kemudian Data Kependudukan, dan juga Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Perseroan langsung menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Dukcapil).

Baca Juga  Data Ekspor Jagung Dipertanyakan Setelah Keran Impor Dirilis
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here