Astra Suntik Rp1,4 Triliun Untuk Gojek

Advertisement

Astra Suntik Rp1,4 Triliun Untuk Gojek

Selasa, 05 Maret 2019
Ilustrasi Astra International Tambah Investasi via astra co.id
KabarUang.com, Jakarta -  PT Astra International Tbk tengah menambah investasinya di Go-Jek. Astra juga berpartisipasi dalam tahap pertama pendanaan seri F Gojek dengan investasi sebesar USD100 juta atau setara dengan Rp1,4 triliun (kurs Rp14.000 per USD).

“Dengan tambahan investasi tersebut, total investasi Astra pada Gojek kini mencapai USD250 juta,” kata Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto seperti dikutip dari okezone com
Astra dan juga Go-Jek telah sepakat membentuk perusahaan patungan atau joint venture/JV untuk mendorong pengembangan bisnis ride hailing roda empat yang diharapkan dapat membantu meningkatkan ketersediaan layanan transportasi online pintu ke pintu untuk masyarakat.

“Pembentukan perusahaan patungan dan partisipasi Astra dalam pendanaan seri F menunjukkan kepercayaan kami kepada Gojek sekaligus wujud nyata dari eksplorasi kerjasama kami untuk menciptakan sinergi dengan bisnis otomotif Astra,” ucap dia seperti dikutip dari okezone com

Saat ini juga Indonesia tercatat memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi digital paling pesat di Asia Tenggara. Dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan atau CAGR sebesar 49% pada periode tahun 2015 sampai dengan tahun 2018, sektor ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan mencapai USD100 miliar pada tahun 2025 dari USD27 miliar pada tahun 2018.

Kemitraan strategis yang terjalin antara Astra dan juga Gojek diharapkan akan sanggup memaksimalkan potensi baik Indonesia ini untuk terus menjadi pelopor ekonomi digital yang terdepan di kawasan Asia Tenggara.

“Gabungan kekuatan Astra di bidang otomotif dan Gojek di bidang teknologi melalui kerja sama ini diharapkan akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk memiliki sumber penghasilan, sehingga mampu untuk meningkatkan kesejahteraan,” kata Chief Executive Officer dan Founder Go-Jek Nadiem Makarim seperti dikutip dari okezone com

Diluncurkan pada bulan Januari tahun 2015, Go-Jek kini juga menjadi salah satu pemain terdepan di Asia Tenggara untuk sektor digital and mobile consumption. Go-Jek saat ini telah berkembang menjadi superapp yang membentuk sebuah ekosistem untuk kemudahan bertransaksi, menghubungkan jutaan konsumen dengan jutaan mitra pengemudi, dan juga mitra usaha (merchant) dan penyedia layanan (service provider).

Perusahaan patungan yang sepakat dibentuk Astra dan juga Go-Jek ini direncanakan akan menyediakan ribuan unit armada dengan sistem pengelolaan operasional kendaraan yang juga didukung oleh Astra FMS atau Fleet Management System dan teknologi ride hailing pada aplikasi Go-Jek, khususnya untuk layanan Go-Car.