5 Rusunawa dan Juga 50 Unit Rusus Jawa Tengah Akhirnya Diresmikan

0
14
Ilustrasi Jawa Tengah via carilokasijalan blogspot com
KabarUang.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR terus mendorong pembangunan Rumah Susun Sewa atau juga Rusunawa di kawasan perkotaan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah atau MBR sebagai solusi hunian layak di tengah mahalnya harga tanah. Pembangunan Rusunawa dilakukan dengan bersinergi dengan Pemerintah Daerah, salah satunya dengan Pemerintah Kota Magelang sebagai salah satu penyedia lahan sementara konstruksi dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal atau Ditjen Penyediaan Perumahan.

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR yakni Khalawi Abdul Hamid mengatakan pembangunan Rusun merupakan perintah dari Presiden Joko Widodo atau akrab sapaan nya yakni Jokowi untuk membantu MBR memiliki rumah yang layak huni.

Baca Juga  Prediksi Produksi Garam Rakyat 2019 Mencapai 2,33 Juta Ton

“Program pembangunan Rusun tetap dilanjutkan bagi MBR, ASN yang bertugas di perbatasan, mahasiswa dan santri,” kata Khalawi Abdul Hamid dilansir dari laman Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (18/3/2019) seperti dikutip dari okezone com

Rusunawa yang diresmikan yakni Rusun MBR di Kelurahan Wates, Kota Magelang, kemudian Rusun MBR di Kelurahan Tamanagung, lalu Rusun Mahasiswa STTP Tegalrejo dan juga Rusun Ponpes API Tegalrejo yang ketiganya berada di Kabupaten Magelang serta juga Rusun MBR Manggong di Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung.

Peresmian Rusun dan juga Rusus ini ditandai oleh penandatangan batu prasasti secara simbolis oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR yakni oleh Khalawi Abdul Hamid dan didampingi oleh Wakil Walikota Magelang yakni Windarti Agustina dan juga turut hadir Anggota Komisi V DPR RI Sudjadi serta disaksikan para penghuni dan warga sekitar.

Baca Juga  Jokowi Sarankan Marketplace Untuk Jual Produk Lokal Indonesia

Rusun yang dibangun dengan jumlah unit 42 sampai 58 unit tipe 36 untuk Rusun MBR. Sedangkan Rusun Mahasiswa sebanyak 37 unit tipe 24 mampu menampung 144 mahasiswa dan Rusun Santri sebanyak 12 unit kamar tipe barak yang dapat dihuni 216 santri. Biaya pembangunan Rusunawa sekitar Rp7 – Rp11 miliar termasuk fasilitas berupa meubelair, air, listrik, jalan lingkungan dan penerangan jalan.

“Dengan fasilitas yang kami siapkan membuat penghuni Rusun cukup nyaman. Rusun yang sudah diresmikan segera dihuni. Nantinya para penghuni Rusun harus senantiasa menjaga kebersihan dan menambah penghijauan dengan menanam pohon,” kata Khalawi seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  Langkah Holding BUMN Perkebunan Menuju Perusahaan Bertaraf Internasional

Sementara itu, Wakil Wali Kota Magelang yakni Windarti Agustina mengatakan bahwa sekalipun sudah beberapa Rusun dibangun di Kota Magelang, namun masih saja menghadapi permasalahan yang cukup tinggi terutama pada masalah kekurangan hunian.

“Pemkot Magelang masih memiliki lahan untuk pembangunan Rusun selanjutnya, karena masih banyak warga yang masih menempati rumah tidak layak huni,” ujarnya seperti dikutip dari okezone com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here