XL Axiata Catat Rugi Bersih Rp 3,29 Triliun di Tahun 2018, Ini Penyebabnya

0
Ilustrasi Jaringan XL Axiata via timurindoneisa com

KabarUang.com, Jakarta – PT XL Axiata Tbk (EXCL) pada tahun 2018 mencatat rugi bersih yang cukup sebesar. Dari laporan keuangan XL Axiata membukukan rugi bersih sebesar Rp 3,29 triliun.

Penyebab rugi bersih ini adalah dampak dari ditutupnya seluruh layanan 2G. Tapi dengan ditopang oleh pendapatan data, XL berhasil membukukan kenaikan pendapatan.

Secara yoy, pendapatan XL Axiata mengalami kenaikan sebesar 13,77 persen. Kenaikan tersebut dari Rp 13,08 triliun menjadi Rp 14,89 triliun.

Baca Juga  Indonesia Memiliki Peluang Untuk Ekspor Udang Sampai Ke Meksiko

Dari layanan data sendiri berkontribusi naik menjadi 80 persen dari total pendatan pada akhir tahun 2018. Pada periode tahun 2017, pertumbuhan hanya berkisar 69 persen.

Untuk beban pokok pendapatan, tercatat terjadi penurunan tipis menjadi Rp 14,42 triliun dari sebelumnya Rp 14,55 triliun.

Kewajiban perseroan dibanding akhr tahun 2017 mengalami kenaikan sebesar 13 persen dari Rp 34,69 triliun menjadi Rp 39,2 triliun.

Baca Juga  Petani Sawit Pontianak Galau, Harga TBS Terus Turun

Terkait layanan 2G di tahun 2018, keputusan perseroan menutup layanan ini merupakan konsekuensi bisnis yang harus dihadapi oleh XL Axiata.

Seperti diketahui bahwa hal ini terjadi ditengah upaya strategi transformasi XL Axiata untuk fokus pada penyediaan internet seluler dan bisnis data.

Sebagai informasi, pada akhir tahun 2018, penetrasi ponsel pintar (smartphone) XL Axiata mencapai 80 persen dengan layanan 4 G LTE menjangkau 400 kota dan didukung oleh 118.000 BTS di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Dolar AS Kini Dinyatakan Menguat Imbas Dari Anjloknya Sterling

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here