Wamen ESDM Tegaskan Margin Maksimal Harga Avtur

0
Ilustrasi Garuda Indonesia via bizlaw id
KabarUang.com, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau yang disebut dengan ESDM telah menerbitkan sebuah aturan mengenai formula untuk harga avtur. Aturan itujuga tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM pada Nomor 17 K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Umum Jenis Avtur yang Disalurkan melalui Depot Pengisian Pesawat Udara.

Arcandra Tahar selaku Wakil Menteri ESDM menjelaskan, bahwa aturan berupa Kepmen tersebut menetapkan patokan harga maksimum dari avtur. Selain itu juga ia tegaskan bahwa margin atau selisih keuntungan badan usaha maksimal yaitu sebesar 10 persen. 

“Di sana kita tetapkan ceiling-nya, batas maksimum, dan di-link dengan harga MOPS (mean of platts Singapore), ditambah ongkos transportasi dan lain-lain, plus margin badan usaha maksimum kan 10 persen,” kata Arcandra di kantornya, Jakarta, Kamis 14 Februari 2019 seperti dikutip dari viva co id
Arcandra tidak menjawab tegas apakah dengan formula baru pada harga avtur itu akan membuat harga avtur di Indonesia akan lebih bersaing dengan negara tetangga lainnya. Pihaknya masih mengamati lagi perbandingan harga avtur dengan negara lainnya seperti Singapura dan masih banyak lagi yang lainnya.

Baca Juga  Awal Tahun 2019? Bagaimana Keadaan Rupiah ?

“Kami tim melihat perbandingan berapa harga avtur di Indonesia dengan negara-negara tetangga,” ujarnya seperti dikutip dari viva co id

Ia juga melanjutkan, bahwa dengan biaya transportasi atau ongkos angkut bahan bakar pesawat atau avtur yang berbeda ke berbagai daerah, maka dapat dipastikan harga avtur tiap bandara di daerah pastinya bisa berbeda.
“Tentu di Indonesia antara Cengkareng dengan yang di Sorong harganya beda, karena ada biaya transportasi. Formula yang ada itu bisa meng-cover seluruh Indonesia,” kata dia seperti dikutip dari viva co id
Arcandra juga enggan berkomentar perihal apakah badan usaha lain didorong untuk masuk menjual avtur di Bandara. Karena, pada saat ini PT Pertamina merupakan satu-satunya badan usaha yang aktif memasok avtur di dalam negeri. 
Presiden Joko Widodo juga telah mengemukakan bahwa akan membuka peluang bagi kompetitor Pertamina dalam menjual avtur di Bandara. Hal ini juga menanggapi perihal usutan monopoli Pertamina memasok avtur di bandara dalam negeri.
“Pilihannya hanya satu, harga avtur bisa sama dengan internasional tidak? kalau tidak, saya masukkan kompetitor yang lain,” kata Jokowi di acara Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia beberapa hari yang lalu seperti dikutip dari viva co id
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here