Standard Chartered Lepas 45% Saham di Bank Permata

0
Ilustrasi Divestasi Standard Chartered di Empat Negara via coindesk com

KabarUang.com, Jakarta – Standard Chartered (StanChart) mengumumkan akan melakukan divestasi sahamnya di PT Bank Permata Tbk (BNLI).

Pihak Standard Chartered telah memberikan sinyal besaran saham yang akan dilepas yaitu 45 persen saham di Bank Permata. Pihak Standard Chartered mengegaskan bahwa Standard Chartered tidak akan menjadi pemegang utama di Bank Permata.

Komposisi saham di Bank Permata (BNLI) saat ini dikuasai oleh dua perusahaan besar yaitu Standard Chartered dan PT Astra Internasional Tbk. Masing-masing memiliki saham di Bank Permata sebesar 44,56 persen. Sedangkan sisa sahamnya merupakan milik publik.

Baca Juga  MNC Life Apresiasi Mitra Penjual Melalui Gelar Champion Awards 2019

Pelepasan kepemilikan di Bank Permata ini merupakan salah satu langkah Standard Chartered untuk mencapai tujuan jangka pendek perusahaan. Ditargetkan di tahun 2021 mendatang, profitabilitas mencapai angka 10 persen, dari pencapaian saat ini sebesar 5 persen.

“Kami sudah memiliki anggaran investasi yang sehat dan masuk dalam rencana kami, sehingga penambahan modal harus tersedia untuk pembelian kembali dalam jangka waktu yang relatif singkat,” ungkap Bill Winters, Kepala Eksekutif, Standard Chartered, seperti dikutip dari kontan.co.id, Rabu (27/2).

Baca Juga  KRL Siap Menemani Malam Pergantian Tahun Dengan Beroperasi Hingga Pukul 02.00 Pagi

Winters juga menyampaikan bahwa rencana ini melalui kemungkinan buyback saham atau deviden yang lebih tinggi modal akan dibebaskan kembali ke investor.

Divestasi ini tidak hanya dilakukan Standard Chartered (StanChart) di Indonesia tapi juga dilakukan pihak Standard Chartered di negara lain, khususnya di negara-negara dengan kinerja paling rendah yaitu Korea, India dan Uni Emirat Arab.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here