Srikandi Bukalapak Ajak Perempuan Jadi Agen Perubahan

0
ilustrasi via wap mi baca co id

KabarUang.com , Jakarta – Bukalapak sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia terus mendukung kemajuan usaha kecil melalui pemanfaatan teknologi. Bukalapak berupaya untuk mendorong terciptanya kesempatan yang merata bagi pengusaha kecil untuk dapat naik kelas, termasuk para pelapak-pelapak Perempuan.
Melalui Srikandi Bukalapak, ribuan Perempuan di Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkarya dalam satu wadah.
Kali ini, Bukalapak menggandeng Bank Commonwealth melalui program WISE kembali mengadakan roadshow kedua di 6 Kota diantaranya, Surabaya, Bekasi, Medan, Tangerang, Banjarmasin, dan Blitar. 
Dalam gelaran ini dihadiri oleh Arresto Ario, Senior Vice President Business Transformation Advisor Bank Commonwealth, dr. Indra Yuliati, SpOG(K), dan 100 Srikandi Bukalapak dengan mengangkat tema Financial Management dan Kesehatan Perempuan.
Perempuan dituntut untuk pandai mengatur keuangan keluarga, tidak hanya itu Perempuan juga dituntut untuk lebih peduli terhadap kesehatan karena Perempuan memiliki peranan penting dalam pengelolaan gaya hidup sehat di keluarga.
Sangat penting bagi kaum perempuan untuk mengenali gejala dan melakukan deteksi dini berbagai macam penyakit yang menyerang pada tubuh perempuan terutama kanker Serviks. Karena sesungguhnya mencegah lebih mudah daripada mengobati. Keluarga yang sehat tentunya akan lebih produktif dan bahagia.
Community Program Manager Bukalapak Ian Agisti mengatakan, Bukalapakmelihat bahwa edukasi mengenai pengaturan keuangan serta pengelolaan gaya hidup sehat untuk para Srikandi Pelapak kami sangat penting.
“Kami berharap dengan adanya berbagai pelatihan-pelatihan seperti ini dapat meningkatkan kapasitas diri mereka. Kedepannya mereka dapat menjadi agent of change bagi para srikandi-srikandi lainnya untuk aktif, produktif, serta pandai mengatur rumah tangga,” tuturnya di Surabaya.
Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional tahun 2016, jumlah total pekerja dari 17 sektor pekerjaan sebanyak 45,8 juta orang yang terdiri dari 29,3 juta laki-laki dan 16,4 juta perempuan. Sebanyak 64 persen masih didominasi oleh pria, sehingga pekerja laki-laki mendominasi dalam 14 sektor pekerjaan.
Program-program peningkatan kapasitas diri untuk perempuan seperti ini diharapkan dapat menurunkan gap antara laki-laki dan perempuan dengan adanya stigma kurangnya kompetensi pada perempuan.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  PT Waskita Karya Persero Tbk Kerjakan Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here