Sopir Logistik Trans Jawa Layak Dapat Apresiasi

Advertisement

Sopir Logistik Trans Jawa Layak Dapat Apresiasi

Jumat, 15 Februari 2019
Ilustrasi Sopir Truk via Youtube com
KabarUang.com, Jakarta - Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan menilai bagi sopir-sopir logistik itu seharusnya sangat layak mendapat apresiasi dengan memberi insentif seperti uang sebesar Rp200 ribu saat mereka mengirimkan barang melalui jalur tol Trans Jawa.

Menurutnya juga pengusaha dapat mengalihkan biaya operasional yang dibilang tinggi saat truk biasanya melewati jalan umum, menjadi insentif bagi para sopir.

"Nilainya relatif ya. Tapi seumpamanya sopirnya dikasih Rp200 ribu," ujar Budi usai membuka Rakernas Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) di Hotel Santika, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis, 14 Februari 2019 seperti dikutip dari viva co id

Budi juga menyampaikan, menjelaskan bahwa truk biasanya memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga hari untuk menjangkau daerah Surabaya dari Jakarta menggunakan jalur biasa. Akan tetapi jika pakai lajur Tol Trans Jawa waktu perjalanan menjadi 18 jam melalui membuat biaya operasionalnya dalam perhitungan jangka panjang bisa dihitung atau disisihkan sebagai insentif bagi sopir.

"Kalau waktu tempuh lebih singkat, depresiasi truknya jadi berkurang. Maka kasih insentiflah sama sopir," ujar Budi Karya seperti dikutip dari viva co id

Mantan Dirut PT Jakarta Propertindo ini menjelaskah lagi perihal bagaimana cara demikian merupakan solusi dari pemerintah supaya para pengusaha memanfaatkan betul infrastruktur jalur Tol Trans Jawa. Semakin ramainya jalur tol tersebut dipercayai bisa merangsang denyut perekonomian di Jawa dengan jauh lebih baik.

"Jadi ini solusi win-win bagi semuanya. Saya harapkan jangan ada yang bilang, 'wah, usaha jadi enggak laku dengan adanya tol itu'. Karena orang Madiun, Magetan, itu juga senang sekali dengan adanya tol Trans Jawa," ujar Budi Karya seperti dikutip dari viva co id