Senator AS Ini Usul Pengenaan Pajak Buat Miliarder, Berapa Besarnya?

Advertisement

Senator AS Ini Usul Pengenaan Pajak Buat Miliarder, Berapa Besarnya?

Minggu, 03 Februari 2019
ilustrasi via abcnews go com


KabarUang.com , Jakarta - Ada pepatah mengatakan, hanya ada dua kepastian dalam hidup ini yaitu kematian dan pajak. Dalam kepemimpinan Senator AS Bernie Sanders, pajak bagi miliarder adalah hal yang paling berat dibandingkan dengan kematian.

Bernie Sanders mengajukan sistem pajak khusus miliarder, dimana seorang dengan kekayaan lebih dari USD 3,5 juta atau kurang lebih Rp 48 miliar (estimasi kurs Rp 13.945) harus membayar pajak 45 persen hingga 77 persen dari kekayaan yang ia miliki.


“Pajak yang kita rancang hanya diterapkan untuk 0,2 perse orang-orang terkaya di Amerika Serikat,” ujarnya dalam akun Twitternya, seperti dikutip dari CNBC, Minggu (3/2/109).


Sistem kalkulasi pajak Sanders didasarkan pada daftar kekayaan dari Forbes. Juru bicara Sanders, Josh Miller-Lewis mengungkapkan pada CNBC, besaran pajak yang harus dibayar miliarder Amerika Serikat dengan sistem Sanders.


Co-founder Amazon, Jeff Bezos yang biasanya membayar USD 53 miliar, harus membayar USD 101 miliar di bawah sistem pajak Sanders.


Sedangkan Co-founder Microsoft, Bill Gates, harus membayar USD 74 miliar. Warren Buffet, CEO Berkshire Hathaway, harus membayar USD 64 miliar dari total kekayaannya.


Lain lagi dengan Larry Ellison, CEO Oracle yang harus membayar USD 46 miliar. Terakhir, Mark Zukerberg sang pemilik Facebook harus membayar USD 41 miliar untuk pajak.


Sanders membagi kewajiban berpajak untuk miliarder AS berdasarkan besaran kekayaan yang mereka miliki. Untuk miliarder dengan kekayaan USD 3,5 juta - USD 10 juta, besar pajaknya ialah 45 persen. Untuk miliarder dengan USD 10 juta - USD 50 juta, mereka harus membayar pajak sebesar 50 persen.


Lain lagi dengan miliarder yang kekayaannya USD 50 juta - USD 1 miliar, pajaknya ialah 55 persen. Di atas itu, pajak yang dikenakan adalah 77 persen. Besaran yang fantastis, bukan?


Bila sistem pajak Sanders diterapkan, akan ada USD 2,2 triliun (estimasi) dana pajak yang terkumpul dari 588 miliarder di Amerika Serikat, dikutip dari pernyataan resmi perwakilan kantor Sanders.


Sanders mengajukan sistem tersebut sebagai upaya pemerataan kekayaan warga Amerika Serikat, seperti yang diungkapkan oleh dirinya dalam pernyataan resmi,


“Sistem pajak kami sesuai dengan warga Amerika Serikat yang menginginkan penaikan tarif pajak untuk miliarder demi kesetaraan kekayaan di negara ini.”


Faktanya, jika kekayaan Bill Gates, Jeff Bezos dan Warren Buffet digabung, nominalnya lebih besar daripada jumlah kekayaan 160 juta warga Amerika Serikat.


Hal itu disampaikan dalam laporan yang dipublikasi oleh Institute for Policy Studies pada November 2017. Hingga saat ini, pihak Gates, Bezos dan Buffet belum memberikan tanggapan.


Namun Buffet menyatakan bahwa ia tidak keberatan dengan adanya sistem pajak tersebut, selama dana yang terkumpul digunakan untuk kebaikan warga Amerika Serikat sendiri.


Meskipun mendapat dukungan dari miliarder Berkshire Hathaway, kebijakan yang diajukan Sanders menuai banyak kritik. Banyak yang menganggap bahwa kekayaan yang dihasilkan para miliarder sesuai dengan pengorbanan dan perjuangan yang mereka lakukan.


Bukan kewajiban mereka untuk memberi separuh kekayaan mereka kepada rakyat Amerika, seperti yang diungkapkan Kevin Brady, Ketua House Ways and Means Committee pada Agustus 2017.