PT Pos Kini Tergerus Oleh Kemajuan Teknologi

0
Ilustrasi Pelayanan PT Pos Indonesia via tempo.co
KabarUang.com, Jakarta – Perkembangan teknologi pada era sekarang tidak selamanya memberi suatu kebaikan atau hal positif bagi pelaku bisnis di Indonesia saat ini. Jika pemimpin perusahaan tidak berinovasi langsung melihat kebutuhan penting para pelanggan dan juga membaca geliat kompetitor dalam berbisnis, maka bersiap saja tersingkir dari persaingan.
Perkembangan teknologi tampaknya juga tidak menggugah dan tidak diminati oleh PT Pos Indonesia (Persero), perusahaan pelat merah ini yang juga adalah yang tertua dalam berbisnis jasa logistik nasional. Dan jika perusahaan logistik lain juga seperti PT Citra Van Titipan Kilat (Tiki), kemudian PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE), dan PT Global Jet Express (JNT) yang mendapat banyak berkah dari menjamurnya perjual belian online seperti marketplace maupun e-commerce, akan tetapi tidak demikian halnya dengan PT Pos. 
Muhammad Feriadi selaku Presiden Direktur JNE, yang sebelumnya juga telah pernah mengatakan bahwa pada saat ini telah terjadi pergeseran pola belanja masyarakat dari offline menjadi berpidah ke online karena lebih mudah dan sangat efisien. 
“Orang dulu membeli kebutuhan di supermaket, mal, atau pasar. Sekarang lebih suka belanja online, kenapa? Karena online ini menawarkan harga yang relatif lebih murah dan efisien,” kata Feriadi dilansir dari laman CekAja.com seperti dikutip dari okezone com
Kondisi tersebut membawa berkah bagi pihak JNE. Feriadi juga menyebutkan tingginya transaksi jual beli online membuat banyak perusahaan logistik yang dipimpinnya tumbuh melonjak naik sekitar 30 persen setiap tahunnya. 
“Revenue JNE itu 70 persen dari ritel dan 30 persen korporat. Nah, setengah dari 70 persen pendapatan ritel itu disumbang dari e-commerce atau bisnis online,” jelasnya seperti dikutip dari okezone com
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Dolar AS Meredup Akibat Ada Kilau Emas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here