PT Pos Indonesia Menunda Pembayaran Gaji, Pegawai Tak Terima Gaji pada 1 Februari

0
ilustrasi via ayobandung com


KabarUang.com , Jakarta – Puluhan ribu pegawai PT Pos Indonesia tidak menerima gaji untuk Februari 2019 yang ditengarai akibat aksi unjuk rasa Serikat Pekerja Pos Indonesia mengenai kesejahteraan.
Hal tersebut tertuang dalam surat edaran yang diduga dikeluarkan Direksi PT Pos Indonesia Nomor 115/Dirut/0219 dan ditandatangani Direktur Utama Gilarsi W Setijono tertanggal 1 Februari 2019.
Surat edaran tersebut berisi pemberitahuan penundaan gaji yang biasa dilakukan setiap tanggal 1, menyusul PT Pos Indonesia yang harus menghitung ulang cashflow. Penundaan gaji tersebut pun disebut hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
Seorang karyawan PT Pos Indonesia yang enggan disebutkan mengatakan, seharusnya karyawan menerima gaji per tanggal 1 setiap bulannya.
“Katanya ada masalah keuangan. Akibat aksi demonstrasi kemarin (Senin 28 Januari), ada mitra yang akan meminjamkan uang, menjadi gagal,” ungkapnya.
Dia mengaku tidak mempercayai alasan tersebut, sebab pembayaran gaji pegawai bukan berasal dari pinjaman. Jumat (1/2/2019).
“Pinjaman dari mitra itu kan seharusnya untuk pengembangan usaha, bukan membayar gaji,” ujarnya.
Dia menyayangkan penundaan gaji pegawai oleh pihak Direksi PT Pos Indonesia, yang tidak berkeadilan.
“Sangat menyayangkan. PT Pos Indonesia sudah berdiri ratusan tahun, selama itu belum pernah gaji diundur seperti ini,” katanya.
Dia mengaku tidak mempercayai alasan tersebut, sebab pembayaran gaji pegawai bukan berasal dari pinjaman.
“Pinjaman dari mitra itu kan seharusnya untuk pengembangan usaha, bukan membayar gaji,” ujarnya.
Dia menyayangkan penundaan gaji pegawai oleh pihak Direksi PT Pos Indonesia, yang tidak berkeadilan.
“Sangat menyayangkan. PT Pos Indonesia sudah berdiri ratusan tahun, selama itu belum pernah gaji diundur seperti ini,” katanya.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Waspadalah Jika Bangun Infrastruktur Kerja Sama dengan Asing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here