PLN Operasikan 736 MW Pembangkit Energi Terbarukan Di Tahun Ini

0
Ilustrasi RDP DPR RI dengan PLN via nusantara news
KabarUang.com, Jakarta – Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) tengah menggelar suatu Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan juga dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan turut hadir dalam rapat tersebut juga ada beberapa jajaran direksi Perusahaan Listrik Negara atau PLN. 
Ada 5 hal kesimpulan yang didapat pada rapat itu. yang Pertama, yaitu meminta kepada PLN untuk segera meningkatkan kualitas jaringan transmisi dan juga distribusinya agar tak terjadi pemadaman listrik di beberapa daerah lagi. Kemudian yang kedua, Komisi VII  juga pada PLN agar PLN mencukupi kebutuhan permintaan listriknya. Termasuk di dalamnya adalah melayani daftar tunggu dan meningkat rasio elektrifikasi di daerah terluar, tertinggal dan terdepan atau disebut juga dengan 3T.  
Kemudian, komisi VII DPR RI juga meminta kepada PT PLN (Persero) untuk melakukan suatu tindakan optimalisasi pemanfaatan listrik yang bersumber dari EBT. Terkhusus DPR juga meminta agar pemanfaatan EBT juga dilakukan harus sesuai dengan potensi daerahnya masing-masing. 
Kemudian yang keempat adalah siap menyiapkan daftar rinci yang meliputi jenis kegiatan output dan lokasi serta waktu pelaksanaan program kerja prioritas pada tahun ini tahun 2019. Tujuannya agar program yang dilaksanakan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta tidak membuang banyak waktu. 
Komisi VII DPR RI juga minta pada Direktur Utama dan para Direksi PLN untuk segera menyiapkan jawaban tertulis atas seluruh pertanyaan dari pimpinan dan anggota komisi VII DPR RI yang disampaikan pada tanggal 11 Februari 2019. Yang dimana juga pada tanggal 11 Februari itu sendiri akan dilakukan Rapat kerja dengan Menteri ESDM yang nantinya akan mengundang pihak PT PLN (Persero). 
Menanggapi semua kesimpulan tersebut, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir menjelaskan, bahwa selama dari tahun 2015 sampai 2018 sudah ada 10.092 Megawatt (MW) pembangkit listrik yang terpasang. Untuk tahun 2019 sendiri PT PLN (Persero) akan segera mengoperasikan kurang lebih sekitar 4.000 megawatt (MW) pembangkit listrik. 
“Selama 2015-2018 ada 10.092 megawatt pembangkit listrik yang sudah dioperasikan. Tahun 2019 direncanakan penambahan 4.000 mw,” ujarnya dalam acara RDP di Ruang Rapat Komisi VII DPR, Jakarta, Senin (4/2/2019) seperti dikutip dari okezone com
Menurut Sofyan, pihaknya mengaku tengah berencana akan mengoperasikan sejumlah pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan atau EBT. Yang tak tanggung-tanggung banyak nya sekitar 736,6 MW pembangkit listrik EBT yang akan segera dioperasikan pada tahun ini tahun 2019. 
“Tahun 2019 kami berencana mengoperasikan EBT, PLTB, PTNG, PLTM, PLTP, PLTSA dengan total 736,6 MW,” jelasnya seperti dikutip dari okezone com
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Pemerintah Siapkan Pungutan Sampah USD 10 untuk Turis Asing

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here