Pasar Amerika Mulai Melirik Alat Musik Indonesia

0
Ilustrasi via Media Indonesia com

KabarUang.com, Jakarta – Pada acara pameran National Association of Music Merchants (NAMM) Show 2019 di Amerika Serikat yang digalakan pada 24-27 Januari lalu terlihat bahwa produk perlengkapan dan alat musik Indonesia sudah banyak diminati oleh pasar internasional. transaksi yang tercatat setidaknya mencapai 1,3 juta dolar AS atau setara dengan Rp 19 miliar.

Kabarnya hasil yang dicapai saat ini masih akan terus meningkat mengingat beberapa buyer sedang dalam tahap negosiasi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Indonesian Trade Promotion Center Los Angeles (ITPC LA) Antonius A Budiman, “Keberhasilan ini menunjukkan produk-produk alat musik Indonesian semakin mendapatkan tempat di pasar AS,”ujarnya dilansir dari republikaonline.com.

Baca Juga  Transaksi Digital BNI Mencapai 92%

Pada acara pameran tersebut Paviliun Indonesia menghadirkan empat produsen alat musik diantara yaitu Stephallen Guitars yang memamerkan Neoclassic Series atau gitar listrik dengan dimensi yang ramah untuk pasar internasional, lalu ada Sugar Amplification Lab (Sugar Amps) yang memamerkan gitar kayu Sonokeling dengan ornamen klasik dari Jawa, kemudian ada Sjuman Instruments, dan Dr. Case.

Beliau, Antonius mengatakan bahwa alat musik dan pengeras suara merupakan produk penerima Generalized System of Preference (GSP), maka pemerintah sendiri mendorong para pelaku usaha untuk bisa memanfaatkan skema GPS ini dengan maksimal, dilansir dari republikaonline.com.

Baca Juga  Ini 9 Ide Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga Yang Menjanjikan

“Untuk itu, diharapkan para pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas dan varian produk, mengembangkan inovasi, serta mendorong pola pikir untuk menjajal pasar ekspor, salah satunya dengan berpartisipasi dalam pameran The NAMM Show,”ungkapnya.

Beliau mengatakan Indonesia memiliki reputasi yang baik soal produksi alat musik merek dunia dengan skema Original Equipment Manufacture (OEM). Yamaha, Ibanes, Fender, Cort, serta Wild Custom merupakan merk dunia yang menggunakan produk Indonesia.

Acara The NAMM itu dihadiri lebih dari 115 ribu orang yang terlibat, diantaranya hadir para musisi dan buyer musik. Acara ini merupakan ajang berkumpulnya industri produk alat musik, suara, serta teknologi global dengan daya beli lebih dari 10 miliar dolar AS.

Baca Juga  Harga Pertamax Turun Jadi Rp 9.850, Berlaku Mulai Hari Ini

Berdasarkan catatan Kemendag sendiri, Indonesia sudah bisa memasok alat musik gitar hingga ke negara AS dan juga China. Periode Januari hingga Oktober 2018 lalu, Indonesia berhasil ekspor alat musik senilai 137,2 juta dolar AS atau meningkat 2,5 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here