MRT Tidak Punya Sertifikat Tanah, Salah Kah?

0
Ilustrasi Proyek MRT via breakingnews co id
KabarUang.com, Jakarta – Kereta Mass Rapid Transit atau MRT Jakarta ternyata masih belum memiliki sertifikat tanah. Apalagi Kereta MRT Jakarta sendiri akan mulai beroperasi pada bulan Maret 2019 nanti. 
Menanggapi perihal itu, Muhammad Kamaludin  selaku Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta mengucapkan, bahwa pihaknya hanya bertugas untuk membangun dan juga hanya mengoperasikan MRT Jakarta. Beda hal nya untuk urusan lahan, yang merupakan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan kewenangannya juga ditangan Pemprov DKI Jakarta.
Penugasan dan juga pembangunan itu sendiri sudah tertera jelas dalam Peraturan Gubernur Nomor 53 tahun 2017. Dalam peraturan tersebut meminta kepada pihak PT MRT Jakarta untuk membangun dan segera mengoperasikan proyek MRT Jakarta tersebut.  
“Penugasan Pemprov DKI kepada PT MRT Jakarta sesuai Pergub 53 tahun 2017 adalah untuk membangun dan mengoperasikan MRT,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (8/2/2019). Seperti dikutip dari okezone com

William Sabandar selaku Direktur Utama PT MRT Jakarta justru ia membantah pernyataan tersebut. Dirinya menekankan dan menjelaskan bahwa sangat tidak mungkin jika proyek pemerintah bisa tidak memiliki sertifikat tanah, yang seharusnya proyek ini menjadi prioritas utama pemerintah. 
“Siapa yang bilang? Info dari mana tuh. Enggak mungkinlah proyek pemerintah enggak ada sertifikat (tanah),” ujarnya saat dihubungi Okezone. Seperti dikutip dari okezone com
William juga justru meminta kepada Kementerian ATR untuk mengecek ulang data tersebut. Sebagai menurut pendapatnya juga Kementerian ATR tahu betul apa saja dan mengenai titik awal sejarah lahan dari proyek MRT Jakarta Fase I ini. 
“Ibu Arie Yuriwin (Direktur Jenderal Pengadaan Lahan Kementerian ATR) tahu betul soal tanah MRT. Coba dicek lagi deh,” katanya seperti dikutip dari okezone com
 
William juga menyebut jika pembangunan MRT Jakarta sendiri dibangun di atas tanah milik pemerintah provinsi DKI Jakarta. Yang dapat disimpulkan, mungkin saja ada pihak MRT Jakarta yang tidak mengetahui mengenai status lahan tersebut apakah sudah bersertifikat atau belumnya. 
“Ya, semua lahan itu milik pemerintah. Kami kan bangunnya di atas dan di bawah jalan umum,” katanya seperti dikutip dari okezone com
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Sri Mulyani Katakan, Masyarakat Lebih Soroti Utang Ketimbang Aset Negara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here