Minyak Dunia Tengah Alami Penurunan Lagi

0
Ilustrasi Andy Lipow via msn com
KabarUang.com, Jakarta – Harga minyak dunia dinyatakan tengah merosot pada penutupan perdagangan hari Selasa waktu setempat. Harga minyak kembali mundur dari level tertinggi pada dua bulan terakhir. Hal ini juga dipicu karena lemahnya pesanan pabrik AS yang menimbulkan kekhawatiran perlambatan ekonomi.
Akan tetapi adanya sanksi-sanksi Amerika Serikat terhadap minyak Venezuela dan juga pemotongan pasokan minyak mentah yang kini dipimpin Organisasi oleh Negara-negara Pengekspor Minyak atau disingkat dengan OPEC yang membatasi penurunan lebih lanjut mengenai harga minyak.

Melansir dari Reuters, pada hari Rabu (6/2/2019), minyak mentah berjangka Brent turun sekitar USD0,20 sekarang menjadi berada di 62,32 dolar AS per barel nya. Brent juga menyentuh tertingginya dalam lebih dari dua bulan di USD63,63 pada hari sebelumnya. Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) turun juga sekitar USD0,90 menjadi ditutup pada USD53,66 per barel nya. 
“Saya pikir pasar minyak sedang mencoba untuk memutuskan apakah pesanan pabrik akan membebani harga atau Venezuela dan sanksi-sanksi minyak akan mendukung harga. Akibatnya, kami melihat pasar berfluktuasi,” kata Presiden Lipow Oil Associates Andrew Lipow seperti dikutip dari okezone com
 
Pada saat ini minyak juga sedikit kurang diminati karena para investor merealokasi aset-aset mereka, kata Phillip Streible, ahli strategi komoditas atau senior di RJO Futures. 
“Mereka semua melompat ke pasar ekuitas dan keluar dari beberapa pasar lain yang mungkin terbebani oleh hubungan perdagangan AS-China atau pasar yang dipengaruhi oleh indeks dolar,” kata Streible seperti dikutip dari okezone com
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Laju IHSG Terancam Aksi Ambil Untung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here