Menteri ESDM : Subsidi Elpiji Harus Tepat Sasaran

0
Ilustrasi via Harian Nasional co

KabarUang.com, Jakarta – Ignasius Jonan menginginkan subsidi Elpiji tidak lagi salah sasaran. Menteri ESDM itu meminta penukaran gas Elpiji 3 Kilogram (kg) yang bersubsidi menggunakan kartu. Hal ini dilakukan untuk mengindari salah sasaran.
Menteri Jonan mengatakan bahwa penyaluran subsidi gas Elpiji ini harus diubah pola penyalurannya karena saat ini subsidi gas elpiji masih belum tepat sasaran. Sebelumnya penyaluran subsidi dilakukan per tabung Elpiji yang disalurkan namun saat ini menjadi langsung ke masyarakat yang berhak mendapatkan.
“Saya sebagai menteri telah mengusulkan, kini sedang dibahas, Elpiji 3 kg ini diberikan subsidi langsung,”ujar Jonan pada saat rapat bersama Komisi VII DPR, di Gedung DPR, pada Senin (11/2) dilansir dari liputan6.com.
Beliau juga mengatakan subsidi secara langsung ini bisa dilakukan dengan cara memberikan kartu yang akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Nantinya masyarakat tersebut boleh menggunakan kartunya untuk mendapat potongan harga. Sementara harga Elpiji yang dijual hanya satu harga jadi tidak ada perbedaan harga anatara subsidi atau non subsidi.
“Jadi harga per kg yang sama. Jadi penerima subsidi ini betul-betul tapat sasran. Ini bukan soal distribusi semata, karena distribusi ini sulit sekali,”tambah Jonan.
Pihaknya berharap bahwa harapan ini bisa direalisasikan sehingga penyaluran subsidi Elpiji tepat sasaran dan penyalahgunaan Elpiji bersubsidi bisa berkurang.
“Mudah-mudahan ini kebijakan ini bisa jalan. Kami sangat mendorong subsidinya ini subsidi langsung,”terang Jonan.
Disisi lain, harga gas Elpiji bersubsidi yang berada di pengecer lebih mahal dibanding harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan proses penyaluran Elpiji 3 kg perusahaan berkontrak dengan agen.
“Jadi berdasarkan alokasi untuk Elpiji, kami melakukan kontrak dengan agen, secara hukum, tidak ada kontrak kerjasama antara Pertamina dan Hisnawa Migas, kita kontrak sama agen,”ujar Nicke yang menghadiri acara rapat bersama Komisi VII DPR juga.
Bagi Nicke harga Elpiji bersubsidi 3 kg harus sama yaitu sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah dareah (pemda). Namun, kenyataannya saat ini banyak pengecer yang nakal dan memberikan harga elpiji 3 kg non subsidi kepada masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan Epiji 3 kg.
“Kalau ada realisasi yang harganya di luar dan lebih tinggi, di beberapa tempat, betul terjadi,”ujarnya.
Djoko Siswanto selaku Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan bahwa harga yang berlebih di para pengecer tidak bisa di elakkan.
“Jadi kami berhenti di agen. Nah dari agen itu ke pengecer itu yang enggak pisa hadir tengani,”tutup Djoko.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Tata Niaga Pangan Perlu dibenahi?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here