Kemenhub Dukung Peningkatan Produksi Karet Dalam Negeri

0
Ilustrasi Pohon Karet via id m wikipedia org
KabarUang.com, Jakarta – Budi Setiyadi selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah berupaya mendorong agar karet alam bisa menjadi bahan baku industri untuk perlengkapan jalan.

 
Nanti rencananya karet alam ini sangat diharapkan bisa menggantikan plastik dan besi, yang kerap digunakan sebagai alat-alat fasilitas keselamatan lalu lintas seperti halnya traffic cone, water barrier, roller barrier, sampai speed humb.

“Kami yakin hal ini akan mampu meningkatkan harga karet dalam negeri. Oleh karenanya, kita mendorong pelaku industri agar memproduksi (alat-alat fasilitas keselamatan lalu lintas dari) bahan karet, untuk kepentingan transportasi darat,” kata Budi di Kemenko Perekonomian, kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin 25 Februari 2019 seperti dikutip dari viva co id

Budi juga menjelaskan kembali dalam rakor mengenai Kebijakan Peningkatan Serapan Karet Dalam Negeri di kantor Kemenko Perekonomian hari ini, bahwa pihaknya akan merincikan apa saja kebutuhan alat-alat fasilitas keselamatan lalu lintas selama lima tahun.
Dia juga menyebut, kebutuhan water barrier dalam lima tahun terakhir sudah mencapai sekitar 195.905 unit, untuk memenuhi kebutuhan sekitar 2.350,86 kilometer jalan nasional.
Menurut Budi untuk total kebutuhan water barrier yaitu sekitar 24.418,81 kilometer jalan nasional, jalan tol, jalan provinsi, dan juga jalan kabupaten/kota selama lima tahun terakhir, bisa dipastikan mencapai sebanyak 2.034.901 unit.
“Selama ini semua alat itu masih menggunakan plastik, beton dan besi. Makanya kita akan coba untuk menggunakan bahan karet sehingga mungkin akan lebih awet,” ujarnya seperti dikutip dari viva co id
Beberapa waktu belakangan ini juga pemerintah tengah mendorong penggunaan karet alam untuk bahan baku campuran aspal, untuk mengatasi masalah turunnya harga karet di pasar dunia.
Kondisi melimpahnya produksi karet dalam negeri, membuat pemerintah mengumpulkan kementerian/lembaga serta para pemangku kepentingan atau stakeholder terkait, dan gunanya untuk memberi masukan terhadap peningkatan angka penyerapan karet tersebut seperti halnya dalam industri perlengkapan jalan.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Jokowi Pamerkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here