Gerbang Tol Cikarang Utama Akan Dibongkar Bulan Mei

0
Ilustrasi Gerbang Tol Cikarang via breakingnews co id
KabarUang.com, Jakarta – PT Jasa Marga akan segera membongkar Gerbang Tol Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, pada bulan Mei mendatang. Setelah dinyatakan tidak lagi difungsikan, gerbang tol  ini rencananya akan dipindahkan ke kilometer 70 dan juga 69. Rincian pemindahan ke KM 70, Cikampek, Jawa Barat, untuk akses menuju Tol Trans Jawa dan juga pada  KM 69 di Sadang, Purwakarta, untuk akses menuju Tol Purbaleunyi sampai Bandung.
“Jadi, Gerbang Tol Cikarang Utama akan kami relokasi ke sana,” ujar General Manajer PT Jasa Marga Cabang Tol Jakarta- Cikampek Raddy R Lukman, kemarin seperti dikutip dari okezone com

Saat ini juga progresnya sudah mulai dalam tahap pengecekan tanah di KM 70 untuk pembangunan gerbang tol tersebut, tim berharap semua akan lancar pada seluruh prosesnya hingga nanti gerbang tol rampung dan dapat segera digunakan lagi. 

Baca Juga  Berkat Freeport, Aset Inalum Melonjak Jadi Rp162 T pada 2018
“Targetnya sebelum arus mudik Lebaran tahun ini bisa direalisasikan dan Gerbang Tol Cikarang Utama tidak difungsikan,” katanya seperti dikutip dari okezone com

Menurutnya .pemindahan ini juga harus dilakukan karena keberadaan Gerbang Tol Cikarang Utama sudah dibilang tidak ideal lagi dan juga mengkhawatirkan akibat pembangunan Tol Jakarta-Cikampek Elevated yang memakan lajur di Gerbang Tol Cikarang Utama.

Gardu operasi awalnya ada sekitar 31, kini hanya menyisakan sebanyak 24 gardu saja, sehingga tidak akan mampu menampung kendaraan pada arus mudik maupun balik yang dengan kata lain adalah kemacetan parah. Gerbang Tol Cikarang Utama juga menjadi penyebab macet nya arus lalu lintas di gerbang tol itu pada jam-jam yang sibuk.

Baca Juga  Ditargetkan Ekspor Nonmigas Harus Tembus USD175 Miliar

Ditambah lagi dengan adanya proyek Tol Jakarta-Cikampek Elevated di belakang gerbang tol keluar Cikarang Utama yang menjadi berdampak pada penyempitan lajur atau yang disebut juga dengan bottleneck selepas transaksi pembayaran tol. Masalah lainnya juga ada pada kapasitas transaksi di Gerbang Tol Cikarang Utama pada saat ini tidak bisa ditingkatkan karena keterbatasan lahannya. Sementara itu beban transaksi untuk arus lalu lintas menuju Tol Trans Jawa maupun Tol Purbaleunyi bertumpu pada satu gerbang tol yaitu di Gerbang Tol Cikarang Utama, maka dari itu ini hanya memacetkan jalur saja.

“Dengan dipindah ke KM 70 dan 69 dapat memecah bebannya karena arah Tol Purbaleunyi bebannya mencapai 35% di Cikarang Utama,” ujar Raddy seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  BUMN Ini Diberikan Penghargaan Komnas Anak Awards 2018

Relokasi  untuk Gerbang Tol Cikarang Utama ke KM 70 dan juga KM  69 otomatis akan mengubah sistem transaksi di sejumlah ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek menggunakan sistem transaksi terbuka seluruhnya. Itu juga bisa mengurangi frekuensi berhentinya kendaraan di gerbang tol yang tadinya dua kali menjadi hanya satu kali lipat saja, dan tidak dipungkiri juga jika kedepannya terus ditata, kemacetan yang terjadi akan menjadi berkurang sedikit demi sedikit. 

“Ini merupakan salah satu pemecah kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek,” ucapnya seperti dikutip dari okezone com 
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here