DJP Minta Perusahaan Berikan Bukti Potong PPh 21

0
Ilustrasi Humas Direktorat Jenderal Pajak via youtube com
KabarUang.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan meminta perusahaan tidak menunda lagi pemberian bukti potong Pajak Penghasilan atau yang disingkat dengan PPh seperti dari Pasal 21 yang diperlukan dalam pelaporan Surat Pemberitahuan atau SPT Tahunan karyawan. Karena, pelaporan SPT Tahunan sudah bisa dimulai dari mulai sekarang sampai dengan batasnya pada tanggal 31 bulan Maret tahun 2019.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan juga Humas Direktorat Jenderal Pajak, Hestu Yoga Saksama, mendorong wajib pajak atau WP untuk segera melaporkan SPT Tahunan pajak penghasilan-nya. Terutama dihimbau untuk perusahaan agar memberikan bukti potong bagi karyawannya yang merupakan wajib pajak.

Baca Juga  Ayo Kita Nginap di Museum Louvre yang Sangat Mewah

“Karyawan itu harusnya sudah ada bukti potongnya. Kami imbau masyarakat terutama perusahaan, PPh karyawan pasal 21 sejak Januari itu bisa mendapatkan bukti potong, tolong jangan ditunda memberikan bukti potong yang digunakan karyawan untuk laporan tahun ini,” ujar Hestu di kantornya, Jakarta, Senin 25 Februari 2019 seperti dikutip dari viva co id

Ia juga melanjutkan, bahwa pelaporan SPT Tahunan saat ini sudah semakin mudah karena fasilitas pelaporan secara elektronik mulai dari e-spt, e-filing dan juga e-form. Pelayanan pun terus ditingkatkan melalui perluasan Kantor Pelayanan Penyuluhan dan juga Konsultasi Perpajakan atau yang disingkat dengan KP2KP dan kerja sama dengan konsultan lainnya.

Baca Juga  Darmin Nasution Katakan Budi Daya Kelapa Sawit Lebih Efisien Ketimbang Minyak Lainnya

Jika terus ditunda dan juga baru diberikan pada akhir-akhir bulan Maret 2019 ini, maka waktu itu adalah waktu sibuk-sibuknya pelaporan SPT. 

“Karena ini masih di Februari segera diberikan bukti potongan (PPh pasal 21) kepada karyawan agar segera menyampaikan SPT,” ungkapnya seperti dikutip dari viva co id

“Misalnya ada karyawan 100 itu bisa undang KPP terdekat bersama-sama dan bisa menyampaikan SPT bersama-sama,” katanya seperti dikutip dari viva co id

Baca Juga  Revolusi Industri 4.0 Jadi Kesempatan Emas Untuk Sektor Manufaktur
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here