Dari US$ 2, Milenial ini Bisa Raih US$ 1 Juta Dalam 5 Tahun

0
ilustrasi wbur org


KabarUang.com , Jakarta – Pada 2010, Grant Sabatier, saat itu berusia 24 tahun, hanya memiliki US$ 2,26 (Rp 31 ribu) di rekening bank. Sebuah nilai yang bahkan tidak cukup baginya untuk membeli makan siang di Chipotle, restoran dengan menu masakan khas Meksiko. 
Semua itu tak mematahkan semangatnya. Ia tahu ada banyak hal yang perlu diubah. Sabatier lantas menetapkan tujuan untuk dirinya sendiri, yakni mendapatkan $ 1 juta (Rp 13 miliar) dan pensiun sedini mungkin.
Sabatier kemudian bisa meningkatkan penghasilannya menjadi lebih dari US$ 300.000 (Rp 4,1 miliar) per tahun dan berhasil menghemat sekitar 80 persen dari apa yang dia bawa dan investasikan di pasar.
Hanya dalam lima tahun, tiga bulan dan enam hari kemudian, Sabatier mencapai tujuannya dengan lebih dari $ 1,2 juta disimpan. Itu pada 2015.
Sementara meningkatkan jumlah tabungan adalah bagian penting dari kesuksesan, dia mengatakan cara membangun kekayaan dengan cepat adalah fokus pada peningkatan pendapatan Anda. Dan tempat pertama untuk melihat, katanya, adalah pada pekerjaan yang sudah Anda lakukan.
“Mulailah dengan pekerjaan penuh waktu Anda. Anda ingin menghasilkan uang sebanyak mungkin dalam pekerjaan penuh waktu Anda. Pada kenyataannya, kebanyakan orang mungkin meninggalkan banyak uang di atas meja,” kata pendiri Millennial Money berusia 34 tahun dan penulis Financial Freedom: A Proven Path to All the Money You Will Ever Need.
Adapun saran yang dia berikan adalah pertama, pastikan Anda mengambil keuntungan penuh dari semua manfaat yang ditawarkan perusahaan Anda. Itu termasuk tunjangan perawatan kesehatan yang pada dasarnya adalah uang gratis.

Jika Anda tidak yakin harus mulai dari mana, jadwalkan pertemuan dengan seseorang di departemen SDM Anda. Masuklah dan tanyakan, apakah saya memanfaatkan hal itu sepenuhnya?
Selanjutnya, pastikan Anda dibayar secara adil untuk pekerjaan yang Anda lakukan. Banyak orang Amerika Serikat (AS), yakni 19 persen pekerja di AS, merasa nyaman dengan berapa banyak yang mereka hasilkan, menurut laporan Indeed. Sebanyak 60 persen responden mengatakan mereka perlu kenaikan setidaknya US$ 6.000 untuk merasa seolah-olah mereka berpenghasilan cukup.
“Sebagian besar orang Amerika percaya bahwa mereka layak mendapatkan kenaikan gaji, tetapi kemudian mereka tidak pergi. Mereka terlalu takut jika mereka meminta karena akan dipecat, atau mereka takut pada otoritas, jadi mereka terus bekerja dan mereka tidak menghasilkan uang sebanyak mungkin,” kata Sabatier
Tapi, Sabatier menunjukkan, bisa jadi mahal bagi perusahaan untuk mengganti karyawan berkinerja tinggi, yang sering memberi Anda keunggulan.
“Mengetahui hal itu memberi Anda pengaruh. Faktanya, sebagian besar karyawan memiliki pengaruh lebih untuk menegosiasikan kenaikan gaji daripada yang mereka pikirkan,” ujarnya. 
Mendapat kenaikan gaji masih lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Jadi, sebelum duduk bersama atasan Anda, Sabatier merekomendasikan melakukan riset Anda sendiri untuk memahami berapa banyak yang harus Anda hasilkan. 
“Nilai pasar Anda hanyalah jumlah uang yang akan dibayarkan perusahaan lain kepada Anda seperti Anda untuk melakukan pekerjaan berdasarkan keterampilan dan pengalaman Anda,” kata Sabatier. 
Terdapat tiga sumber yang dapat Anda gunakan untuk memahami berapa nilai Anda. Mulai dari menggunakan situs pekerjaan online seperti Glassdoor dan Indeed, lebih akrab dengan bagian SDM, dan mencermati perkembangan industri. 
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Penilaian Koperasi 2018 Menyambut Harkopnas 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here