Bulog Anggap Sulit Serap Beras Petani

0
Ilustrasi Bulog via bulog co id
KabarUang.com, Jakarta – Perum Bulog telah menegaskan, bahwa penugasan untuk penyerapan beras petani dari Kementerian Pertanian yang terus dimintakan sehingga pada saat ini tidak akan ada gunanya lagi jika hal ini tidak dapat disalurkan dan juga hanya menumpuk tak berguna di gudang Bulog. 

Yang sudah diketahui yaitu sebagaimana Perum Bulog yang ditugaskan oleh Kementerian Pertanian untuk menyerap suatu setidaknya sekitar 10 persen atau sebanyak 1,4 juta ton beras di awal tahun 2019 akibat adanya klaim data bahwa potensi produksi beras per Januari hingga pada bulan Maret mencapai 14,2 juta ton. Dengan secara rinci, bahwa produksi pada Januari diklaim sebesar 2,4 juta ton, Februari 4,5 juta ton dan Maret 7,3 juta ton.
“Kalau Bulog sudah membeli untuk kemudian disimpan di gudang Bulog, untuk apa kalau tidak disalurkan. Makanya Pak Buwas (Dirut Bulog Budi Waseso) sedang sibuk mencari pasar di luar negeri untuk ekspor. Apakah bisa diterima dari sana atau tidak nanti kita lihat kualitasnya,” kata dia di menara Kadin, Jakarta, Kamis 14 Februari 2019 seperti dikutip dari okezone com
“Di tingkat eceran beras umum yang paling laku seharga Rp11.674 padahal Bulog harus jual paling tinggi Rp9.450,” paparnya seperti dikutip dari okezone com
Bulog juga dikatakan sudah musti memutar otak lebih keras untuk dapat mengeluarkan stok yang di sisi lain harus terus ditambah banyak. Yang untungnya, lanjut dia perseroan masih bisa melakukan operasi pasar yang setiap harinya, atau akhir-akhir ini, sedang membutuhkan pengeluaran sebanyak 3.000 ton.
Maka dari itu, ia pun meminta agar pemerintah terutama kementerian teknis sebagai regulator dapat segera mempertimbangkan kebijakan yang tidak memberatkan Bulog lagi. Semisalnya, jika BNPT menjadi program prioritas yang menggantikan bansos rastra, ada baiknya beras-beras yang disalurkan tetap bersumber dari perseroan.
“Program boleh beda tapi kalau bisa sumber berasnya tetap sama,” ujar Tri seperti dikutip dari okezone com

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Industri Yang Diyakini Akan Bisa Berkembang Pesat dengan Cepat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here