BI Tetap Pertahankan Suku Bunga Acuan Menurut Ekonom

0

Ilustrasi via Twitter com
KabarUang.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) diprediksi tetap mempertahankan suku bungan acuan atau BI 7 day reverse repo rate di 6 persen menurut ekonom. Hal ini sejalan dengan defisit neraca dagang masih dipertahankan pada Januari.
Defisit neraca dagang BI masih besar yang mencapai USD 1,16 miliar. Bahkan, nilai tukar dimata dolar Amerika Serikat (AS) cenderung menguat.
“Tidak berubah (BI 7 day reserve repo rate-red). Defisit neraca transaksi berjalan atau CAD jadi concern pada semester I. Selain itu, defisit neraca dagang capai USD 1,16 miliar masih besar. Itu yang buat BI akan pertahankan suku bunga,”ujar David Samuel, seorang Ekonom Bank Central Asia Tbk dilansir dari liputan6.com pada Kamis (21/2).
Beliau juga mengatakan bahwa penguatan nilai tukar rupiah tidak menggoyahkan BI untuk menaikkan suku buka acuan. Alasan lain BI untuk tetap mempertahankan suku bungan acuan ialah sentimen lainnya soal ketidakpastian perang dagang.
Disisi lain, Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede juga memprediksikan hal yang sama bahwa BI akan tetap mempertahankan suku bunga di 6 persen. Hal tersebut disampaikan langsung pada acara rapat dewan gubernur (RDG) yang dilaksanakan pada tanggal 20 hingga 21 Februari. Selain itu juga, nilai tukar yang cenderung stabil membuat harapan inflasi terkendali.
“Stabilisasi nilai tukar rupiah juga ditopang harapan stance kebijakan bank sentral AS yang lebih dovish mempertimbangkan tren penurunan beberapa data ekonomi seperti pertumbuhan penjualan ritel dan laju produksi industri yang melambat selanjutnya akan membatasi kenaikan inflasi kurang dari dua persen dari target bank sentral AS,”ujar Josua.
Pada rapat sebelumnya, yang berlangsung pada tanggal 16 hingga 17 Januari 2019, rapat Dewan Gubernur juga memutuskan untuk menahan BI 7 day reverse repo rate atau suku bunga acuan di angka 6 persen. Pihak BI pun menahan suku bunga Deposit Facility di angka 5,25 persen sedangkan Lending Facility di angka 6,75 persen.
“Rapat Dewan Gubernur BI pada 16-17 Januari 2019 lalu memutuskan untuk mempertahankan BI 7 –day repo,”ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo pada Kamis (17/1) di Kantor BI, Jakarta.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  250 Ribu Inverstor Masuk, 2019 BEI Sebut 45 Eminten Bakal Melantai Bursa Saham

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here