Berapa Pendapatan Negara pada Akhir Januari 2019?

0
Ilustrasi via Krjogjra.co

KabarUang.com, Jakarta – Penerimaan negara dalam satu bulan pertama di 2019 ini mencapai 5% dari target yang dibuat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sebesar Rp 2.164,1 triliun. Sedangkan realisasi yang dicatat oleh Kementrian Keuangan (Kemenkeu) ialah Rp 108,1 triliun.
Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan (Menkeu) mengatakan bahwa realisasi ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan periode Januari 2018 yang hanya sebesar Rp 101,7 triliun atau setara 5,4% jika dibandingkan dengan target yang dibuat pada 2018 lalu.
“Bila dibandingkan tahun lalu, maka ada kenaikan penerimaan negara sekitar Rp 7 triliun,”ungkap Sri Mulyani pada acara konferensi pers di Gedung Kemenkeu, Jakarta pada Rabu(20/2) dilansir liputan6.com.
Apabila dirinci lagi, beliau menjelaskan bahwa sebagian penerimaan negara dihasilkan dari perpajakan yang menyumbang sebesar Rp 89,8 triliun atau setara dengan 5 persen dari target yang dibuat yakni sebesar Rp 1.786,4 triliun yang terdiri dari Rp 86 triliun merupakan penerimaan pajak sedangkan Rp 3,8 triliun dari penerimaan bea cukai.
“Untuk hibah hingga Januari tidak ada penerimaan hibah sehingga masih nol,”ujarnya.
Selain itu, lebih rinci lagi beliau mengatakan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai 3,8 triliun atau terealisasikan 1,8 persen dari target yang telah dibuat.
“PNBP ini sangat dipengaruhi oleh harga dari migas dan sumber daya alam (secara global yang turun), juga kurs Rupiah yang kini menguat. Sehingga PNBP di Januari sedikit lebih rendah dari tahun lalu yang sebesar Rp 19,1 triliun,”ungkapnya.
Disisi lain, Menteri Keuangan juga mencatatkan defisit Anggaran Pendapata Belanja Negara sebesar Rp 45,8 triliun pada akhir Januari 2019 atau sekitar 0,28 persen dari Product Domestic Bruto (PDB).
“Defisit Januari 2019 tercatat sebesar Rp 40,58 triliun lebih besar dari tahun lalu Rp 37,7 triliun atau tercatat 0,28 persen terhadap PDB,”jelas Sri Mulyani di kantornya.
Defisit in disebabkan oleh pendapatan dan belanja negara yang bisa terealisasikan sepanjang Januari 2019 yang mencapai Rp 108,1 triliun. Sementara itu belanja negara yang tercatat mencapai Rp 153,8 triliun. Realisasi belanja negara melalui pemerintah pusat hingga Januari akhir Rp 76,1 triliun.
Terdiri dari belanja kementrian lembaga sebesar Rp 32 triliun serta belanja non tunai kementrian lembaga sebesar Rp 44,1 triliun.
“Kemudian transfer ke daerah dan dana desa mencapai Rp 77,7 triliun terdiri dari transfer daerah Rp 77,4 triliun dan dana desa rp 0,3 triliun.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Stabilkan Harga Daging Ayam Pakai Jurus Kementan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here