BBM Akan Jadi Satu Harga Di Wilayah 3T

0
Ilustrasi BBM Satu Harga via jurnalpatrolinews co id
KabarUang.com, Jakarta – Pemerintah terus berupaya untuk mewujudkan kesetaraan harga bahan bakar minyak atau BBM di seluruh pelosok negeri. Dengan berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral atau disingkat dengan ESDM tahun ini ditargetkan bahwa akan segera dibangun penyalur sebanyak 39 BBM Satu Harga di wilayah 3T atau bisa dirincikan yaitu terdepan, terluar, dan tertinggal.

”Program BBM Satu Harga merupakan wujud nawacita Presiden Joko Widodo bahwa kita harus memulai membangun dari pinggiran. Kita harus menyediakan energi secara merata dan yang penting, harganya terjangkau,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial saat meresmikan Program BBM Satu Harga di Desa Waemagit, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Maluku seperti dikutip dari okezone com

Baca Juga  17 Juta Lapangan Kerja Baru Akibat Adanya Revolusi Industri 4.0

Menurutnya juga jika secara nasional sejak tahun 2017 sampai tahun ini akan dibangun sekitar 170 penyalur BBM Satu Harga. Yang dimana PT Pertamina (Persero) telah membangun sekitar 54 lokasi pada tahun 2017 dan juga sekitar 68 lokasi pada tahun 2018. Sementara badan usaha pendamping telah membangun penyalur BBM Satu Harga sebanyak tiga lokasi pada tahun 2017 dan ada sekitar enam lokasi tahun lalu. 

”Ini adalah prinsip dari BBM Satu Harga, yaitu kita harus menjangkau kesetaraan harga di seluruh negeri. Sangat tidak adil jika harganya lebih mahal dibandingkan saudara-saudara di Jawa,” ujar dia seperti dikutip dari okezone com
Terkait mengenai pembangunan BBM Satu Harga di Maluku, imbuhnya juga pemerintah bersama Pertamina baru saja akan merampungkan pembangunan penyalur BBM Satu Harga, yaitu di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU Kompak di Desa Waemagit, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Maluku.

Baca Juga  Kredit Bermasalah UMKM Naik pada Januari 2019, Kenapa?

Kehadiran penyalur BBM Satu Harga ini sangat diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Ego juga menilai sebelum adanya BBM Satu Harga, masyarakat harus menempuh sekitar 88 kilometer (km) ke Namlea untuk mendapatkan BBM dengan harga terjangkau.

”Dengan program BBM Satu Harga, seperti kita lihat bersama bahwa harga premium dan solar sekarang sama dengan saudara-saudara kita di Jawa. Premium harganya Rp6.450 per liter dan solar Rp5.150 per liter,” ujar dia seperti dikutip dari okezone com
Ego juga menjelaskan, SPBU BBM Satu Harga Waemagit bukan yang pertama dibangun di Maluku. Pada tahun 2017, satu lembaga penyalur BBM Satu Harga telah dibangun di Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Baca Juga  Tanggapan Darmin Tentang Pernyataan Bahwa Ribuan Triliun Uang WNI di Luar Negeri

Sementara itu ada sekitar empat lembaga penyalur BBM juga telah hadir pada tahun 2018, yaitu di Kecamatan Pulau-pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Kecamatan Aru Utara, Kabupaten Kepulauan Aru; dan juga Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru.

”Pada 2019 ini akan dibangun tiga lembaga penyalur BBM Satu Harga di Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya; Kecamatan Pulau Leti, Kabupaten Maluku Barat Daya; dan Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur,” ungkapnya seperti dikutip dari okezone com

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here