Alasan Mengapa Tol Laut Dapat Turunkan Harga Barang

0
Ilustrasi Tol Laut via batasnegeri com
KabarUang.com, Jakarta –  Pada suatu program Presiden Jokowi telah mengembangkan dan juga meningkatkan suatu konektivitas moda transportasi untuk memudahkan konektivitas antar pulau dirasa akan jadi semakin efektif.
Program yang dirancang oleh Presiden Jokowi ini sudah meluaskan tingkat konektivitas moda transportasi laut demi menunjang pemerataan ekonomi wilayah kepulauan dinilai akan efektif. Hal ini juga diungkapkan oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi jika pada tahun 2017 baru ada 13 lintasan tol laut, maka tahun 2018 ini dikembangkan jadi 15 lintasan lagi. 
“Mengapa ini dilakukan, karena pemerintah ingin mengurangi regulasi dan memberi kesejahteraan serta perbaikan ekonomi bagi rakyat khusunya di Indonesia timur,” ungkapnya seperti dikutip dari okezone com
Mastur Suaidi selaku Kepala Cabang PT Pelni Timika  juga telah menjelaskan bahwa sebelum adanya program tol laut ini ada sejumlah harga barang kebutuhan pokok masyarakat yang  mengalami penurunan, terutama pada daging ayam mengalami penurunan sangat drastis.
“Kami memang belum melakukan studi detail soal dampak program tol laut dengan penurunan harga barang kebutuhan pokok masyarakat di Timika. Tapi secara kasat mata masyarakat mengalami langsung penurunan harga itu,” kata Suaidi di Timika, Sabtu (27/1/2018) seperti dikutip dari okezone com

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo juga telah melakukan suatu kunjungan kerjanya menuju Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambo. Kepala Negara sangat berharap dengan adanya penambahan dua kapal harga komoditas yang ada di kawasan Provinsi Maluku ini bisa mengalami penurunan yang harus siginifikan mengingat adanya penambahan rute dan  juga kapasitas yang diakomodir dua kapal tersebut. 
“Ini sudah dicek harga turun antara 20 persen sampai 30 persen karena adanya rute-rute baru, adanya kapal-kapal baru,” ungkapnya seperti dikutip dari okezone com
Program Tol Laut dapat dikatakan membuahkan hasil. Karena, Tol Laut mampu menurunkan harga bahan pokok di wilayah Indonesia Timur. Menteri Perhubungan yaitu Budi Karya Sumadi juga telah mengatakan bahwa ada harga bahan pokok di wilayah Indonesia Timur yang rata-rata nya sudah mulai turun 15-20%. 
“Bukan masalah terjadi di Pelindo tapi di bongkar muat kita akan segera menyesuaikan pekerjaan rumah kita dengan kementerian terkait kapan di sana panen kapan daerah di sini membutuhkan,” katanya seperti dikutip dari okezone com
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Dampak Perang Dagang AS-China, Akankah 2020 Krisis ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here