Tahun 2019 KAI Janji Bisa Angkut 20 Juta Penumpang

Advertisement

Tahun 2019 KAI Janji Bisa Angkut 20 Juta Penumpang

Rabu, 30 Januari 2019
Ilustrasi Kereta Api via ekbis co id
KabarUang.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I atau KAI Daop I  memasang target bahwa nantinya penumpang kereta jarak dekat, menengah dan jauh dari kawasan Jakarta pada tahun ini bisa mencapai 20 juta penumpang. Jumlah itu tentunya lebih tinggi sekitar 7 persen bila dibandingkan dengan realisasi pada tahun 2018 yang hanya sebanyak 19,1 juta penumpang.
Demi mencapai target tersebut, Dadan Rudiansyah selaku Executive Vice President KAI Daop I,  Akan menambah perjalanan kereta api.

"Seperti akan ada peluncuran KA baru dari Stasiun Gambir atau Pasar Senen yang sekarang masih digodok dan diharapkan Februari nanti sudah sosialisasi," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2019) seperti dikutip dari suara com

Dadan juga menjelaskan ada upaya lain yaitu dengan mengubah jadwal keberangkatan dan pemberhentian perjalanan kereta api yang diantaranya, adalah KA Fajar Utama Yogya, Gajahwong, Sawunggalih Pagi, Sawunggalih Malam, Jaka Tingkir, Kutojaya Utara, dan juga Cirebon Ekspress bisa berhenti di Stasiun Bekasi, Karawang, dan juga stasiun Cikarang.
Dadan juga mengaku bahwa saat ini tengah terjadi pengalihan masyarakat yang tadinya menggunakan transportasi udara beralih ke transportasi darat yaitu kereta api. Hal itu dapat dilihat dari realisasi penumpang kereta jarak jauh yang berangkat dari Jakarta kini tumbuh menjadi 20 persen dibandingkan dengan tahun 2017 lalu, yaitu dari sebanyak 9 juta penumpang menjadi sebanyak 11 juta penumpang.

"Kami sedang membuat penelitian jadi secara umum memang ada peningkatan yang beralih dari pesawat karena mungkin ada beberapa kejadian, bukan hanya tarif mahal tapi ada beberapa kejadian maskapai seperti kecelakaan," pungkasnya seperti dikutip dari suara com