SPBU Curang Dikeluhkan Warga di Bali Karena Meresahkan

0
Ilustrasi SPBU Bali via bali porli go id
KabarUang.com, Jakarta – Pada tahun 2018 ini sudah tercatat ada sebanyak 25 pengaduan masyarakat terkait kecurangan pengisian bahan bakar minyak atau BBM disejumlah SPBU di beberapa daerah di Bali.
“Pengaduan kecurangan pada saat pengisian, meteran di SPBU banyak yang rusak,” kata Direktur Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Bali, I Putu Armaya seperti dikutip dari suara.com
Ada beberapa SPBU yang terdapat di Bali yang curang sehingga takaran BBM atau meteran yang terdapat dilayar atau di SPBU tidak terlihat jelas, hingga menimbulkan kecurigaan warga tentang adanya kecurangan dalam pengisian BBM. Pada Undang-undang No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen pada pasal 8 c menjadi landasan hukum yang dijadikan acuan YLPK.
“Dalam pasal itu, pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak sesuai dengan ukuran, takaran, timbangan dan jumlah dalam hitungan,” tuturnya seperti dikutip dari suara.com
Armaya menjelaskan, bahwa jika SPBU itu terbukti melanggar maka pengelola atau pemilik SPBU itu akan dikenakan sanksi pidana penjara kurang lebih 5 tahun atau denda paling banyak sebesar Rp 2 miliar.
“Jika ditemukan bukti-bukti terhadap kecurangan tersebut agar diambil tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya seperti dikutip dari suara.com
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga  Rute London-Denpasar Resmi di Buka oleh Garuda Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here