Singapura Jadi Rajanya Dalam Investasi Asing di Indonesia

0
Ilustrasi Singapura via tabloidnasional com
KabarUang.com, Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM menyebut bahwa negara Singapura adalah investor asing terbesar di Indonesia sepanjang tahun 2018. Realisasi investasi Singapura di Indonesia tercatat sudah sebesar US$9,2 miliar atau setara dengan Rp128,8 triliun (kurs Rp14 ribu) porsinya mencapai di level 31,4 persen dari total penanaman modal asing atau PMA.

Posisi Singapura kini tengah disalip oleh Jepang dengan nilai investasi mencapai US$4,9 miliar atau setara dengan porsi di level 16,7 persen. Kemudian Tiongkok mencapai US$2,4 miliar atau setara di level porsi 8,2 persen, Hong Kong ada sebanyak US$2,0 miliar atau berada di level porsi 6,8 persen dan juga Malaysia US$1,8 miliar atau berada di level porsi 6,2 persen.

Baca Juga  Di Jabar, Sinergi BUMN Sambungkan Listrik Gratis Bagi Keluarga Tidak Mampu

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal atau BKPM, Farah Ratnadewi Indriani mengatakan bahwa secara tahunan maupun kuartal IV 2018, Singapura tetap bertengger di posisi pertama sebagai investor terbesar di Indonesia. 

“Secara year on year negara asal investasi terbesar Singapura, Jepang, China,” kata Farah di kantor BKPM, Jakarta Rabu 30 Januari 2019 seperti dikutip dari viva co id
Untuk kuartal IV 2018, Farah juga menjelaskan perihal realisasi investasi total kini mencapai Rp185,9 triliun atau setara dengan level porsi 25,8 persen dari total tahun 2018. Penanaman modal asing atau PMA telah tercatat ada sebesar Rp99 triliun dan penanaman modal dalam negeri atau PMDN tercatat ada sebesar Rp86,9 triliun. 
“Untuk kuartal IV negara asalnya (terbesar) Singapura 33,7 persen, Jepang 16,2 persen, Malaysia 8 persen, China 7,4 persen, Hong Kong 5,1 persen,” katanya seperti dikutip dari viva co id
Farah  juga mengatakan realisasi terhadap penyerapan tenaga kerja Indonesia pada kuartal IV 2018 tengah mencapai 255.239 orang dengan rincian sebesar 142.478 orang pada proyek PMDN, sementara itu ada sebanyak 112.761 orang lagi pada proyek PMA. 
”Selain ekonomi digital, Indonesia masih memiliki sektor-sektor yang menarik untuk lebih digali lagi di tahun 2019 seperti lifestyle, industri 4.0 dan industri pariwisata memiliki peluang untuk penyerapan tenaga kerja,” kata Farah seperti dikutip dari viva co id
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here